span 1 span 2 span 2

Universitas Negeri

Teknik Lingkungan
Fakultas Teknik Sipil dan Lingkungan (Kampus Ganesa)
Institut Teknologi Bandung (ITB)

Deskripsi

Program studi Teknik Lingkungan merupakan bidang keilmuan yang memelajari apa saja tindakan kuratif dan preventif yang dapat dilakukan untuk menyelamatkan lingkungan hidup yang terdiri dari air, tanah, udara, dan kesehatan lingkungan melalui pendekatan rekayasa teknik. Maksudnya, perekayasaan terhadap alat-alat dan metoda yang digunakan untuk meminimalisir efek negatif limbah (baik dari industri maupun rumah tangga) terhadap lingkungan hidup dan kesehatan masyarakat.

Gelar Lulusan

S.T. Sarjana Teknik

Akreditasi BAN-PT

A

Jalur Masuk

- SNMPTN
- SBMPTN




Biaya Kuliah

Rp12.500.000,- (Besaran Uang Kuliah Tunggal di ITB untuk jurusan dari fakultas non Sekolah Bisnis dan Manajemen). Bagi para mahasiswa yang memerlukan bantuan biaya pendidikan dan memenuhi kriteria yang ditentukan, disediakan subsidi biaya pendidikan yang disesuaikan dengan kemampuan ekonomi orang tua.



Pilihan peminatan

-




Keketatan

Daya Tampung 137 (Daya Tampung Fakultas Jalur SBMPTN)
Estimasi Jumlah Peminat 2.819
Keketatan 4,85%



Prospek profesi

Lulusan program studi ini dapat bekerja di instansi pemerintah sebagai tim ahli lingkungan hidup di departemen teknis maupun non teknis seperti PU, ESDM. Depdagri, KLH, BPLH, BPLHD, Kimpraswil, dan PDAM; LSM/NGO Lingkungan Hidup, dapat mengaktualisasikan diri untuk terjun langsung ke masyarakat melalui lembaga swadaya masyarakat nasional/internasional seperti WWF, WHO, WALHI, Greenpeace, dll; Industri, hampir semua industri membutuhkan kompetensi lulusan TL, yaitu pada bagian Safety Health & Environment (SHE) terutama sebagai environmental engineer/manager, misalnya pada industri migas & pertambangan (Schlumberger, Total, Chevron, KPC), industri makanan-minuman (Indofood, Ultrajaya), industri lainnya; Konsultan, yang menyangkut ilmu TL diantaranya konsultan AMDAL, konsultan perancangan bangunan pengolah air minm dan air limbah, dll; Wiraswasta, dapat memasuki sektor wiraswasta, seperti memulai usaha pemanfaatan sampah yang bernilai ekonomis, daur ulang limbah (baik limbah padat maupun cair) atau menjual produk-produk hasil penelitian sehingga dapat dimanfaatkan oleh masyarakat.



Mata Kuliah