span 1 span 2 span 2
Kria
Fakultas Seni Rupa dan Desain
Institut Teknologi Bandung (ITB)

Deskripsi

Kria merupakan bagian dari desain sekaligus seni. Dapat dikatakan posisi Kria itu berada di tengah-tengah desain dan seni. Bila desain memfokuskan hasil garapannya dari segi teknis dan nilai fungsional, dan seni lebih mengutamakan karya seni bernilai dengan filosofis serta makna atau pesan yang ingin disampaikan seniman kepada pengamat. Kria adalah mendesain suatu produk fungsional dengan sangat mengutamakan nilai estetika, kualitas desain dan makna atau pesan filosofisnya. Dahulu, benda-benda yang disebut produk kria adalah benda yang bernilai estetis tinggi dan biasanya diagungkan, misalnya keris, kain ulos, kain batik, dll. Sekarang, produk Kria lebih tetap menyerap nilai dan unsur tradisional pada produk-produknya untuk melestarikan citra tradisi Indonesia.

Gelar Lulusan

S.Sn. Sarjana Seni

Akreditasi BAN-PT

A

Jalur Masuk

- SNMPTN
- SBMPTN




Biaya Kuliah

Rp12.500.000,- (Besaran Uang Kuliah Tunggal di ITB untuk jurusan dari fakultas non Sekolah Bisnis dan Manajemen). Bagi para mahasiswa yang memerlukan bantuan biaya pendidikan dan memenuhi kriteria yang ditentukan, disediakan subsidi biaya pendidikan yang disesuaikan dengan kemampuan ekonomi orang tua.



Pilihan peminatan

- Kria Tekstil
-
Kria Keramik

- Kria Kulit
-
Kria Kayu
-
Kria Logam




Keketatan

Daya Tampung 150 (Daya Tampung Fakultas Jalur SBMPTN)
Estimasi Jumlah Peminat 2.773
Keketatan 5,40%



Prospek profesi

Lulusan program studi ini dapat bekerja sebagai Fabric Desainer (Desainer Kain), dapat mengolah permukaan tekstil dengan mengaplikasikan teknik-teknik tekstil seperti tie dye, batik, dan lain-lain; Seniman Kria, mengolah bahan-bahan tekstil seperti serat alam dengan teknik tertentu untuk dinikmati sebagai elemen estetis yang berfungsi dekoratif; Konsultan desainer, sebagai konsultan kria tekstil meramalkan kreasi-kreasi kain yang akan disukai pasar, mencakup warna, motif dan bahan, biasanya konsultan banyak diperlukan pabrik-pabrik industri dalam skala yang cukup besar; Interior fabric desainer, lulusan kria juga dapat mensuplai kebutuhan perlengkapan interior, sama seperti fashion desainer, desainer interior juga seringkali kesulitan mengolah produk interior yang berbahan tekstil seperti: bahan sofa, kap lampu, tirai, karpet, dan lain-lain; Wirausaha/Pengusaha, misalnya pengusaha pembuatan kain batik, industri sepatu kulit, butik, distro, perlengkapan interior atau sanggar pembuatan keramik seperti F.X Widayanto; Fashion Desainer; Fashion Editor & Wardrobe.



Mata Kuliah