span 1 span 2 span 2

Tes Karakter

Kenali dirimu, jangan sampai salah arah melangkah.

Pahami dirimu, maksimalkan potensimu, dan jadi yang terbaik! Mengenal diri sendiri adalah langkah awal yang krusial dalam perjalananmu mengejar keberhasilan.

1.    Mencari ide lewat diskusi kurang efektif, dibanding dengan cara merenungkan atau berpikir sendiri.
2.    Saya merasa orang lain tidak perlu mengetahui apa yang saya rasakan.
3.    Saat waktu luang, saya lebih suka beristirahat sendirian daripada berkumpul bersama teman-teman.
4.    Saya lebih suka mengerjakan tugas sendirian dibandingkan secara berkelompok
5.    Saya lebih bersemangat saat menyendiri di tempat sepi daripada berkumpul dengan teman-teman.
6.    Saya berpikir berulang kali sebelum mengutarakan ke orang lain apa yang saya pikir dan rasakan.
7.    Sendirian di rumah itu menyenangkan. Bagi saya hal itu tidak membosankan ataupun membuang waktu.
8.    Saya lebih suka disapa oleh orang lain daripada harus saya yang menyapanya.
9.    Saya lebih senang berbicara dengan 1-2 orang teman dekat saja saat berada di suatu acara.
10.    Saya jarang berbasa-basi. Namun saya sangat menikmati obrolan mendalam pada topik tertentu.
11.    Saya lebih bersemangat dan menikmati bekerja seorang diri daripada berkelompok.
12.    Dalam diskusi kelompok, biasanya saya kurang aktif berbicara dan lebih fokus menyimak/mencatat.
13.    Saya membatasi lingkaran pertemanan, hanya dengan orang yang dirasa benar-benar cocok saja.
14.    Dalam menghadapi situasi memalukan, saya cenderung merenungi mengapa hal itu bisa terjadi.
15.    Saat menjalani rutinitas, saya lebih menyukai kegiatan di dalam daripada di luar ruangan.
1 of 4
Lanjutkan >>
16.    Saya adalah orang yang realistis dan bukanlah orang yang penuh fantasi dan suka berimajinasi.
17.    Saya lebih suka menjelaskan sesuatu hal berdasarkan kenyataan yang ada dibanding dengan teori.
18.    Saya memahami setiap persoalan sesuai dengan apa yang saya lihat dan dengar bukan gambaran umum.
19.    Saya cenderung menyelesaikan tugas dengan cara bertahap sesuai petunjuk yang ada.
20.    Saya jarang menggunakan analogi/kiasan dalam berkomunikasi. Lebih baik langsung pada intinya.
21.    Saya bukanlah orang yang mudah percaya dengan firasat.
22.    Saya lebih suka dikenal sebagai orang yang produktif daripada kreatif.
23.    Dalam memahami persoalan, saya lebih suka melihat persoalan tersebut secara detil tiap bagian.
24.    Saya cenderung berhati-hati dalam mengambil keputusan. Biasanya membutuhkan waktu yang lama.
25.    Saya lebih berfokus pada hal-hal yang sedang terjadi sekarang dibandingkan masa depan.
26.    Saya tertarik dengan pekerjaan di bidang produksi dan distribusi daripada riset dan perencanaan.
27.    Dalam bertindak, saya lebih suka metode yang pasti. Kurang suka bereksperimen dengan ide baru.
28.    Saya mengutamakan keterampilan yang sudah dikuasai saat mengerjakan tugas daripada hal baru.
29.    Penyelesaian persoalan secara praktis dan aplikatif lebih utama daripada unik dan inovatif.
30.    Saya lebih tertarik mempelajari hal-hal yang sifatnya praktek ketimbang teoritis.
<< Kembali
2 of 4
Lanjutkan >>
31.    Dalam mengambil keputusan, sebaiknya perasaan jangan terlalu dominan ketimbang akal.
32.    Apa yang saya rasakan akan dikesampingkan bila tidak sejalan dengan apa yang saya pikirkan.
33.    Bagi saya, hubungan dengan rekan kerja secukupnya saja tidak perlu sampai akrab.
34.    Saya menyikapi kritik tanpa terlalu melibatkan perasaan, dan dengan senang hati introspeksi diri.
35.    Saya biasanya menilai pencapaian seseorang secara rasional. Tidak melibatkan rasa simpatik.
36.    Saat teman kesulitan, saya tak hanya berempati. Saya langsung menawarkan diri bantu cari solusi.
37.    Saling menghargai hak dan kewajiban adalah lebih utama dibandingkan saling menjaga perasaan.
38.    Dalam berdiskusi atau berdebat, saya tak masalah menyatakan apapun selama itu saya yakini benar.
39.    Tak masalah tegas walau menyakitkan, selama yang orang lain katakan pada saya adalah apa adanya.
40.    Memperhitungkan untung-rugi adalah hal yang wajar dilakukan saat diminta untuk berpendapat.
41.    Beberapa teman menganggap saya adalah orang yang keras kepala dan kurang berempati.
42.    Saya lebih senang dikenal sebagai orang yang rasional daripada dikenal sebagai orang yang baik.
43.    Sulit bagi saya untuk mengasihani orang lain dalam situasi mendesak. Lebih baik memanfaatkannya.
44.    Sebelum membantu orang lain, saya memperhitungkan dahulu apakah benar-benar perlu membantunya.
45.    Saya lebih senang memiliki atasan yang tegas dan berwibawa dibandingkan terlalu baik dan empati.
<< Kembali
3 of 4
Lanjutkan >>
46.    Saya bukanlah orang yang spontan dan fleksibel. Saya tipe orang yang kaku ataupun terlalu teratur.
47.    Saat mengerjakan tugas, saya akan terganggu dengan perubahan mendadak di luar rencana awal.
48.    Dalam mengerjakan sesuatu, saya cenderung persis mengikuti petunjuk pengerjaan yang ditentukan.
49.    Hasil adalah hal yang lebih utama dibanding Proses.
50.    Saya mudah merasa stres dengan pekerjaan yang selalu berubah-ubah.
51.    Saya merasa sulit dalam mengambil keputusan dan melakukan kegiatan yang tak terencana.
52.    Saya teguh dan komitmen pada pendirian saya. Spontan dan dinamis tak menggambarkan diri saya.
53.    Keputusan yang telah saya buat cenderung tidak bisa diubah.
54.    Situasi ketidakpastian membuat saya cemas. Saya tidak suka hal itu, apalagi merasa tertantang.
55.    Mengerjakan tugas dikejar waktu yang mepet membuat saya stres. Saya bukanlah seorang deadliner.
56.    Bila diajak pergi dadakan, saya menolak karena tak suka hal tak terencana dan minim persiapan.
57.    Dalam mengerjakan tugas, saya menyukai proses mengambil kesimpulan dibandingkan proses meneliti.
58.    Saya mengagumi orang yang sistematis daripada tak terencana dalam mengatur kegiatannya.
59.    Saya kurang nyaman dengan lingkungan kerja yang tidak memiliki aturan yang jelas /fleksibel.
60.    Saya biasanya merencanakan apa saja kegiatan yang akan dilakukan dalam beberapa hari kedepan.
<< Kembali
4 of 4