span 1 span 2 span 2

Seni, Desain, & Industri Kreatif

Jaksa Agung

Deskripsi

Jaksa agung memiliki tanggung jawab untuk bertindak sebagai penuntut umum dan pelaksana putusan pengadilan yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap berdasarkan undang-undang. Seorang jaksa agung bertugas untuk melakukan penuntutan di persidangan, melaksanakan penetapan hakim dan putusan pengadilan yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap, melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan putusan pidana melakukan penyidikan terhadap tindak pidana tertentu berdasarkan undang-undang, serta melengkapi berkas perkara tertentu.

Berbagai profesi terkait

  • Jaksa Agung
  • Jaksa Penuntut Umum
  • Kepala Kejaksaan

Kisaran Pendapatan

Membahas gaji pegawai kejaksaan yang diterima setiap bulannya, untuk gaji pokok mengacu pada PP terbaru mengenai gaji PNS tahun 2015. Misalnya gaji pegawai Kejaksaan golongan IIIa dengan masa kerja 0 tahun gaji pokoknya Rp2.456.000 per bulan. Golongan IIIb dengan masa kerja ) tahun Rp2.668.000 dan golongan IIId juga dengan masa kerja 0 tahun memperoleh Rp2.781.000. Tinggi untuk golongan IIId yang akan memperoleh Rp 4.568.000 per bulan.

Sementara besaran tunjangan kinerja pegawai Kejaksaan dibedakan menurut level jabatan yang dimiliki yaitu sebagai berikut:

  • Level 18 = Rp 25.739.000 / bulan
  • Level 17 = Rp 19.360.000 / bulan
  • Level 16 = Rp 14.131.000 / bulan
  • Level 15 = Rp 10.315.000 / bulan
  • Level 14 = Rp   7.529.000 / bulan
  • Level 13 = Rp   6.023.000 / bulan
  • Level 12 = Rp   4.819.000 / bulan
  • Level 11 = Rp   3.855.000 / bulan
  • Level 10 = Rp   3.352.000 / bulan
  • Level  9  = Rp   2.915.000 / bulan
  • Level  8  = Rp   2.535.000 / bulan
  • Level  7  = Rp   2.304.000 / bulan
  • Level  6  = Rp   2.095.000 / bulan
  • Level  5  = Rp   1.904.000 / bulan
  • Level  4  = Rp   1.814.000 / bulan
  • Level  3  = Rp   1.727.000 / bulan
  • Level  2  = Rp   1.645.000 / bulan
  • Level  1  = -

Kualifikasi

Gelar Sarjana Hukum; Pendidikan Jaksa; Sertifikasi Kepala Kejaksaan Setempat.



Keahlian dibutuhkan

Penguasaan ilmu hukum tentu jadi modal penting yang wajib dimiliki oleh setiap jaksa. Namun, hal itu tidak boleh jadi satu-satunya kemampuan yang dimiliki seorang jaksa. Profesi ini dituntut untuk mampu menangani perkara dengan baik. Oleh karena itu, ia wajib memiliki pola pikir kritis serta mampu dan berani mengambil keputusan yang krusial. Hal ini diperlukan agar ia dapat memberikan tuntutan yang sesuai kepada terduga pelanggar hukum.

Tuntutan yang diberikan oleh jaksa tentu harus bersifat adil dan objektif. Oleh karena itu, kejujuran dan independesi harus dikedepankan oleh seorang jaksa. Selain itu, demi menghasilan tuntutan yang bersifat adil dan objektif seorang jaksa juga harus memiliki kepekaan sosial dan sensitivitas masalah agar ia dapat memahami kasus hukum yang ditangani secara lebih lengkap dan dalam. Ia juga sebaiknya memiliki kemampuan fisik dan psikis yang baik karena ia harus mampu menyelesaikan masalah hukum yang amat kompleks.

Di luar itu, seorang jaksa juga bertugas dalam melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan putusan persidangan. Oleh sebab itu, ia harus memiliki kemampuan monitoring yang baik. Ia juga perlu menguasai keahlian administrasi dan manajemen untuk mengelola pekerjaannya. Selain itu, seorang jaksa harus dapat menguasai kemampuan lisan dan tulis yang baik supaya ia dapat menyampaikan pandangan hukumnya dengan jelas.



Instansi pekerjaan

  • Lembaga Hukum Pemerintahaan