span 1 span 2 span 2

Sains

Microbiologist

Deskripsi

Seorang ahli mikrobiologi mempelajari mikro-organisme untuk memahami bagaimana mereka mempengaruhi kehidupan manusia dan bagaimana manusia bisa memanfaatkan mereka. Mereka fokus pada biologi mikro-organisme baik di tingkat molekuler dan seluler, seperti virus, bakteri, arkaea, fungi, alga, dan protozoa. Dengan memahami mikro-organisme, mereka dapat memecahkan berbagai masalah yang dapat membahayakan kesehatan, lingkungan, iklim, dan pertanian.

Berbagai profesi terkait

  • Ahli Kontrol Kualitas Mikrobiologi
  • Manajer Laboratorium Mikrobiologi
  • Ahli Mikrobiologi
  • Analis Mikrobiologi
  • Ilmuwan Laboratorium Klinik

Kisaran Pendapatan

Pendapatan ahli mikrobiologi berkisar Rp6.000.000 hingga Rp12.000.000. 


Kualifikasi

Gelar Sarjana Sains Mikrobiologi, Biologi, Kimia, Sarjana Farmasi, dan Jurusan Lain yang Relevan.



Keahlian dibutuhkan

Pengetahuan di bidang ilmu biologi merupakan modal utama yang wajib dimiliki seorang ahli mikrobiologi. Sebab, profesi ini bertugas untuk mempelajari mikro-organisme serta memahami pengaruh dan manfaatnya bagi kehidupan manusia. Untuk itu, ia mesti menguasai pengetahuan di bidang biologi untuk mempelajari mikro-organisme dalam tingkat molekuler dan seluler, seperti virus, bakteri, protozoa, dan lain-lain.

Selain pengetahuan di bidang biologi, seorang ahli mikrobioligi juga memerlukan pengetahuan di bidang ilmu kimia. Hal ini diperlukan supaya ia dapat mengetahui komposisi, struktur, dan zat kimiawi dalam mikro-organisme yang ia teliti. Ia juga mesti memahami zat-zat kimia yang digunakan dalam penelitiannya. Ketika meneliti, profesi ini juga harus mempunyai keahlian sains yang baik agar dapat menerapkan aturan dan metode ilmiah dalam penelitiannya.

Selain itu, ketika seorang ahli mikrobiologi juga dituntut untuk kritis dan mempunyai kemampuan analisis yang kuat ketika melakukan penelitian. Hal ini penting dilakukan supaya hasil penelitiannya mampu memecahkan berbagai masalah yang dapat membahayakan lingkungan dan kesehatan. Untuk itu, ia pun harus mampu melakukan penalaran deduktif dan induktif. Profesi ini juga mesti memiliki kemampuan penyusunan informasi dan pemahaman lisan dan tulis agar dapat mengemas dan menyajikan hasil penelitiannya dalam bentuk yang sederhana dan mudah dimengerti.



Instansi pekerjaan

  • Laboratorium Klinik
  • Rumah Sakit
  • Industri Kesehatan
  • Bidang Pertanian