span 1 span 2 span 2

Sains

Forensic Psychologist

Deskripsi

Seorang psikolog forensik memiliki tanggung jawab untuk menilai dan mengobati perilaku kriminal. Mereka akan bekerja tidak hanya dengan para pelaku kriminal, tetapi juga dengan para profesional lain yang terlibat dalam proses hukum serta dengan korban kejahatan. Profesi ini harus memiliki pendekatan tersendiri untuk menghadapi situasi-situasi sulit dimana para perilaku kriminal tidak ingin dibantu. Oleh karena itu, psikolog forensik harus memahami betul faktor psikologis dari seseorang yang memiliki perilaku kriminal.

Berbagai profesi terkait

  • Psikolog
  • Psikiatris
  • Psikolog Forensik

Kisaran Pendapatan

Gaji seorang Psikologi Forensik berkisar Rp3.000.000 hingga lebih dari Rp5.000.000.


Kualifikasi

Gelar Profesi Psikologi Forensik; Sertifikat Himpunan Psikolog Indonesia.



Keahlian dibutuhkan

Seorang psikolog forensik memiliki tanggung jawab yang cukup menantang, yaitu menilai dan mengobati perilaku kriminal. Oleh karena itu, ia harus memiliki pendekatan tersendiri untuk menghadapi sistuasi-situasi sulit di mana para perliaku kriminal itu tidak ingin dibantu. Sebelum mengetahui pendekatan yang tepat, seorang psikologi forensik tentu wajib menguasai bidang ilmu psikologi terlebih dahulu.

Sebagai sosok yang berhadapan dengan pelaku kriminal, seorang psikolog forensik harus memahami aturan hukum yang berlaku serta yang berkaitan dengan aksi kriminal orang tersebut. Selain itu, ia mesti kritis dalam menganalisis permasalahan psikologis pelaku kriminal itu. Hal ini diperlukan bukan hanya untuk menemukan solusi, melainkan juga mendapatkan pendekatan yang tepat dalam mengobati pasien itu.

Seorang psikolog forensik juga harus memiliki sensitivitas masalah serta kepekaan sosial dalam menganalisis perilaku kriminal. Sebab, seringkali perilaku kriminal disebabkan oleh faktor eksternal seperti lingkungan sosial dan budaya. Profesi ini dituntut untuk mampu menyelesaikan masalah yang kompleks melalui terapi dan konseling yang dapat ia lakukan.  Selain itu, ia juga perlu menguasai penalaran deduktif dan inuktif, pemahaman lisan dan tulis, serta rekayasa dan teknologi.



Instansi pekerjaan

  • Kepolisiaan
  • Rumah sakit