span 1 span 2 span 2

Sains

Clinical Biochemistry

Deskripsi

Profesi ini memiliki tanggung jawab untuk meneliti dan memperdalam pemahaman mengenai kombinasi kimiawi kompleks dan reaksinya. Oleh karena itu, seorang clinical biochemist harus menguasai materi mengenai struktur kimia dan klinis dasar dari sel dan organisme hidup, energi mekanisnya, dan fenomena terkait.

Berbagai profesi terkait

  • Ahli Biokimia Riset Analitis
  • Peneliti Biokimia Klinis
  • Ilmuwan Biokimia dan Biofisika

Kisaran Pendapatan

Gaji rata-rata entry level berkisar Rp.4.500.000 hingga Rp5.000.000. Sementara itu gaji untuk professional ahli biokimia dengan pengalaman kerja dan posisi tinggi berkisar Rp8.000.000 hingga Rp10.500.000 per bulan.


Kualifikasi

Gelar Sarjana Sains Kimia, Farmasi, Fisika, Biologi, dan Jurusan Lain yang Relevan.



Keahlian dibutuhkan

Seorang ahli clinical biochemistry mempunyai tanggung jawab untuk meneliti dan memahami kombinasi kimiawi dan reaksinya. Oleh sebab itu, tentunya profesi ini mesti menguasai ilmu kimia dan biologi supaya dapat mengetahui struktur kimia dan klinis dari sel dan organisme hidup, energi mekanisnya, serta fenomena terkait. Pengetahuan biologi sendiri dibutuhkan agar memahami reaksi kimiawi dalam metabolisme, reproduksi, dan pertumbuhan makhluk hidup.

Selain itu, seorang ahli clinical biochemistry juga perlu memahami ilmu medis karena ia mempelajari efek makanan, obat-obatan, hormon, dan zat lainnya pada jaringan makhluk hidup. Sebagai seorang peneliti, seorang ahli clinical biochemistry pun mesti kritis serta mempunyai kemampuan analisis yang baik agar dapat memahami sebuah fenomena serta menemukan solusi terbaik atas fenomena tersebut. Untuk itu, ia harus mampu melakukan penalaran deduktif dan induktif. Dalam meneliti, profesi ini juga harus menggunakan aturan dan metode ilmiah.

Seorang ahli clinical biochemistry juga harus memiliki keahlian matematika yang baik. Sebab, ia mesti melakukan perhitungan yang rumit ketika meneliti. Selain itu, profesi ini pun dituntut untuk mampu menulis dan berbicara serta menyusun informasi dengan baik. Sebab, ia harus memaparkan hasil temuannya ke dalam sebuah bentuk yang sederhana dan mudah dimengerti. Kemampuan lain yang perlu ia miliki adalah Bahasa Inggris, koordinasi, sensitivitas masalah, fisika, dan penyelesaian masalah kompleks.



Instansi pekerjaan

  • Rumah sakit
  • Klinik