span 1 span 2 span 2

Psikologi

Apoteker

Deskripsi

Seorang apoteker memiliki tugas untuk meracik dan memberikan obat sesuai dengan resep dari dokter dan praktisi kesehatan lainnya yang berwenang. Selain itu, mereka harus dapat memantau efektifitas resep obat-obatan yang mereka berikan kepada pasien melalui analisis kelihan pasien atas resep obat tersebut. Oleh karena itu, seorang apoteker harus memiliki kemampuan investigatif dan menguasai pengetahuan mengenai farmasi.

Berbagai profesi terkait

  • Apoteker Klinis
  • Apoteker Rumaah Sakit
  • Manajer Farmasi rawat Jalan
  • Konsultan Farmasi

Kisaran Pendapatan

Gaji Apoteker berkisar Rp587.000 hingga Rp8.700.000. Namun gaji rata rata Apoteker adalah Rp3.450.000 tergantung pada UMK / UMP di masing – masing daerah.


Kualifikasi

Gelar Profesi Apoteker; Sertifikasi Kompetensi Apoteker.



Keahlian dibutuhkan

Ada beberapa pengetahuan dan keahlian yang wajib dimiliki oleh seorang apoteker. Salah satunya pengetahuan mengenai ilmu kimia. Pengetahuan ini merupakan pengetahuan utama yang wajib ia miliki. Sebab, sebagai peracik obat, seorang apoteker harus memahami kandungan kimia dari obat-obat yang diraciknya serta pengaruhnya bagi kesehatan manusia. Selain itu, ia juga wajib mempunyai keahlian matematika yang sangat baik karena pembuatan obat butuh perhitungan yang sangat matang.

Oleh karena itu, seorang apoteker juga dituntut untuk mempunyai tingkat ketelitian di atas rata-rata. Sebab, apabila ada kesalahan sekecil apa pun dalam peracikan obat, maka hal itu dapat berpengaruh bagi kesehatan peminumnya. Ketika meracik obat, seorang apoteker pun harus mempunyai kemampuan analisis yang baik karena resep obat-obatan yang diberikan harus didasari atas keluhan pasien atas penyakit yang dialaminya. Oleh sebab itu, ia juga mesti kritis agar dapat mempertimbangkan efek samping dari obat yang diberikannya.

Selain itu, seorang apoteker juga mesti memiliki pengetahuan di bidang ilmu medis serta biologi. Sebab, obat yang ia racik juga harus memperhatikan faktor biologis pasien serta diagnosis penyakitnya. Hal ini penting untuk diperhatikan agar obat yang diberikan tidak berakibat buruk bagi pasien.  Profesi ini pun mesti mempunyai kemampuan komunikasi yang baik agar ia dapat memahami resep yang diberikan dokter serta dapat memberi instruksi yang jelas kepada rekan kerjanya.



Instansi pekerjaan

  • Apotik
  • Rumah sakit
  • Klinik