span 1 span 2 span 2

Politik

Aktivis Parpol

Deskripsi

Anggota partai politik memiliki tugas untuk mengkritik atau memberikan masukan kepada para pelaku politik yang berada di lembaga-lembaga pemerintahan sesuai dengan aspirasi masyarakat. Selain itu, seorang anggota partai politik bisa juga menjadi bagian dari anggota atau pimpinan lembaga-lembaga pemerintahan, seperti Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Kementerian, Gubernur, Bupati, dan bahkan Presiden.

Berbagai profesi terkait

  • Politisi
  • Politikus
  • Aktivis Parpol
  • Aktivis Ormas
  • Presiden

Kisaran Pendapatan

Seorang anggota partai atau pengurus partai politik biasanya tidak digaji oleh partai. Namun hal tersebut tidak berlaku untuk semua partai dan bagi beberapa fungsi seperti administrasi, biasanya mendapat gaji berkisar Rp5.000.000 hingga lebih dari Rp10.000.000.


Kualifikasi

Tidak Memerlukan Kualifikasi Khusus.



Keahlian dibutuhkan

Anggota partai politik bertanggung jawab untuk mewakili rakyat dalam mengkritik dan memberi masukan kepada para pelaku politik yang ada di lembaga-lembaga politik dan pemerintahan di sebuah negara. Seorang anggota partai politik pun dapat menjadi bagian dari/lembaga-lembaga itu. Oleh sebab itu, seorang anggota partai politik harus memiliki kepekaan sosial agar ia tahu aspirasi rakyat yang ia pimpin atau wakili.

Pengetahuan dasar seputar ilmu hukum dan pemerintahan juga diperlukan dalam menjalani perannya sebagai tokoh politik di sebuah negara. Pengetahuan ini diperlukan agar pendapat maupun kebijakannya sesuai dengan aturan yang berlaku. Pendapat dan kebijakan yang ia keluarkan harus berorientasi pada penyelesaian masalah yang ada di masyarakat. Oleh karena itu, seorang anggota partai politik dituntut kritis dan memiliki kemampuan analisis yang baik agar tahu masalah-masalah yang tengah terjadi di tengah masyarakat.

Profesi ini juga dituntut memilki kemampuan negosiasi dan persuasi di atas rata-rata. Sebab, seorang aktivis parpol harus mampu mempengaruhi rekan maupun lawan politiknya untuk menelurkan kebijakan yang paling sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Meski seorang aktivis parpol dapat berasal dari jurusan manapun, sebaiknya ia mendalami Ilmu Politik, Sosiologi dan Antropologi untuk mengetahui sistem sosial dan budaya yang berlaku di wilayahnya.



Instansi pekerjaan

  • Partai Politik