span 1 span 2 span 2

Pendidikan

Financial Risk Analyst

Deskripsi

Analis risiko keuangan bekerja untuk mengidentifikasi dan menganalisis potensi risiko yang mengancam aset perusahaan. Seorang analis risiko keuangan harus mempunyai kemampuan berhitung, analisis, dan strategi yang kuat; kemampuan penelitian bisnis yang kuat; serta kemampuan dalam menjelaskan permasalahan bisnis yang kompleks. Banyak lembaga keuangan yang memerlukan jasa analis risiko keuangan untuk mengelola pasar dan risiko kredit harian.

Berbagai profesi terkait

  • Manajer Resiko Kredit
  • Manajer Resiko Keuangan
  • Manajer Resiko dan Asuransi
  • Manajer Resiko Global

Kisaran Pendapatan

Gaji Financial Risk Analyst atau Analis risiko keuangan pada level staf rata-rata berada pada kisaran Rp4.000.000 hingga Rp6.000.000/bulan tergantung lokasi dan perusahaan tempat bekerja. Untuk level Supervisor dan Coordinator, gaji beranjak naik hingga Rp8.000.000 atau lebih sesuai dengan posisi, jabatan, dan pengalaman yang dimiliki. Pada level Assistant Manager gaji berkisar Rp8.500.000 hingga Rp15.000.000/bulan dan untuk posisi Senior Manager, gaji per bulannya mencapai Rp21.000.000 hingga Rp40.000.000 atau lebih.


Kualifikasi

Gelar Sarjana Ekonomi, Administrasi, atau jurusan lain yang relevan; Sertifikat Lembaga Sertifikasi Profesi Manajemen Resiko (LSPMR).



Keahlian dibutuhkan

Sesuai dengan namanya, apabila kamu ingin menjadi seorang analis risiko keuangan, maka hal yang paling penting untuk kamu kuasai adalah kemampuan analisis. Kemampuan ini harus dimiliki agar hasil analisismu tepat sasaran dan dapat dimanfaatkan secara efisien. Selain kemampuan analisis, pemahaman mengenai strategi keuangan juga diperlukan supaya kamu bisa memberikan rekomendasi yang tepat bagi perusahaan atau klien.

Untuk menguasai kemampuan analisis dan strategi keuangan, kamu harus memiliki pengetahuan yang baik di bidang ekonomi, akuntansi, perpajakan, investasi, dan asuransi. Sebab, hal-hal yang dianalisis oleh profesi ini sangat berkaitan dengan hal-hal di atas. Misalnya, ketika perusahaan hendak berinvestasi pada sebuah proyek maka seorang analis risiko keuangan harus mengetahui peluang keuntungan serta masalah-masalah yang mungkin timbul dari proyek tersebut.

Selain memahami dunia keuangan, kamu juga perlu mengetahui aturan hukum yang berlaku di sebuah wilayah, terutama yang berhubungan dengan dunia bisnis. Sebab, risiko-risiko yang mengancam sebuah perusahaan itu juga diatur dalam aturan hukum. Jadi, dalam menganalisis potensi risiko kamu juga perlu memperhatikan aspek hukumnya. Kemampuan lain yang diperlukan analis risiko keuangan adalah administrasi dan manajemen; analisis sistem; serta kemampuan berbahasa Inggris yang baik.



Instansi pekerjaan

  • Perusahaan
  • Lembaga keuangan
  • Bank