span 1 span 2 span 2

Kesehatan

Ahli Nutrisi

Deskripsi

Tugas pokok ahli nutrisi adalah melaksanakan pelayanan di bidang gizi yang meliputi pengamatan, penyusunan program, serta penilaian gizi bagi perorangan dan kelompok di rumah sakit ataupun di institusi kesehatan lainnya. Seorang ahli nutrisi harus mengetahui segala kandungan yang ada dari setiap makanan dan minuman yang akan berdampak pada tubuh seseorang. Hal ini perlu agar informasi mengenai nutrisi yang disampaikan kepada klien sesuai dan jelas.

Berbagai profesi terkait

  • Ahli Diet Klinis Pesiatrik
  • Ahli Diet Rawat Jalan
  • Ahli Gizi
  • Nutritionist
  • Manajer Diet
  • Pengawas Layann Makanan
  • Ahli Diet Klinis

Kisaran Pendapatan

Gaji Ahli Nutrisi berkisar Rp632.000 sampai dengan Rp13.209.000. namun gaji rata rata Ahli Nutrisi adalah Rp 4.800.000 tergantung pada UMK / UMP di masing-masing daerah.


Kualifikasi

Gelar Sarjana Gizi; Sertifikat Persatuan Ahli Gizi Indonesia.



Keahlian dibutuhkan

Seorang ahli nutrisi tentu wajib menguasai pengetahuan di bidang ilmu gizi. Sebab, ia bertugas  untuk melayani klien atau pasiennya di bidang gizi. Hal ini meliputi pengamatan, penyusunan program, serta penilaian gizi bagi perorangan dan kelompok di rumah sakit atau institusi kesehatan lainnya. Dengan ilmu ini, ia dapat mengetahui segala kandungan yang ada dari tiap makanan dan minuman serta dampaknya bagi kesehatan seseorang. Oleh sebab itu, profesi ini sebaiknya juga menguasai ilmu kimia untuk mengetahui kandungan tersebut.

Selain kimia dan ilmu gizi, seorang ahli nutrisi juga harus menguasai pengetahuan di bidang biologi dan ilmu medis untuk menentukan makanan dan minuman yang tepat bagi pasien. Pengetahuan biologi ia perlukan untuk mengetahui sistem tubuh pasien, seperti pernapasan, pencernaan, dan sebagainya. Sedangkan, ilmu medis akan bermanfaat dalam mendiagnosis kondisi kesehatan pasien. Profesi ini pun harus mempunyai sensitivitas agar dapat mengidentifikasi masalah kesehatan yang dialami pasien.

Selain itu, seorang ahli nutrisi juga dituntut untuk kritis agar dapat mempertimbangkan kelebihan dan kelemahan dari asupan nutrisi yang akan diberikan kepada pasien. Oleh sebab itu, ia wajib mempunyai kemampuan analisis dan menggunakan metode yang ilmiah dalam menentukan nutrisi bagi pasien. Profesi ini juga mesti memiliki kemampuan komunikasi yang baik agar dapat menjelaskan kondisi kesehatan atau tindakayan yang akan diambil kepada pasien secara sederhana dan mudah dimengerti.



Instansi pekerjaan

  • Rumah sakit
  • Klinik