span 1 span 2 span 2

Industri

Psikolog

Deskripsi

Psikolog membantu orang-orang dalam mengamati keadaan kejiwaan yang mereka miliki. Dalam membantu menangani masalah tersebut, psikolog menjalankan tugasnya dengan mengamati kondisi kejiwaan dengan tujuan membantu menangani masalah. Selain itu, psikolog juga dapat berguna dalam mengamati keadaan psikologi seseorang dalam bidang pendidikan, klinik, kriminalitas, serta bidang sosial yang seseorang miliki.

Berbagai profesi terkait

  • Pengamat Psikologi
  • Dosen
  • Asisten Profesor Psikologi
  • Profesor Psikologi

Kisaran Pendapatan

Gaji seorang Psikolog berkisar antara Rp6.500.000 hingga lebih dari Rp10.000.000 tergantung pengalaman dan lembaga tempat bekerja.


Kualifikasi

Gelar Master Psikologi; Sertifikat Himpunan Psikolog Indonesia.



Keahlian dibutuhkan

Sesuai dengan namanya, profesi ini dituntut untuk memiliki latar belakang ilmu di bidang psikologi. Namun, menguasai psikologi saja tidak cukup bagi seorang psikolog. Seorang psikolog juga harus menguasai bidang ilmu lain yang berkaitan dengan psikologi, misalnya sosiologi dan antropologi. Sebab, kondisi psikologis seseorang dapat diperngaruhi lingkungan sosial dan budaya di sekitarnya.

Selain itu, seorang psikolog wajib memiliki kemampuan analisis yang baik. Oleh karena itu, ia mesti lihai dalam melakukan penalaran deduktif dan induktif. Psikolog pun harus memiliki kepekaan sosial dan kritis dalam memperhatikan perilaku seseorang. Dengan hal itu, seorang psikolog dapat mememperoleh hasil analisis yang tepat dan mampu menghasilkan solusi bagi masalah psikologis seseorang.

Kemampuan-kemampuan di atas juga akan bermanfaat bagi seorang psikolog dalam melakukan seorang penelitian. Sebab, ia wajib menguasai metode penelitian mulai dari awal hingga akhir. Untuk itu, ia juga harus mampu menyusun informasi yang dimiliki secara sederhana dan mampu mempresentasikannya dalam bentuk lisan dan tulisan.

Di luar itu, seorang psikolog harus memiliki kemampuan komunikasi interpersonal yang baik karena profesi ini banyak berinteraksi dengan orang lain. Profesi ini juga dituntut memiliki emosi yang stabil serta keterbukaan dalam memahami perilaku setiap orang yang pasti berbeda. Ia juga harus sabar dan mampu berempati pada pasien yang ia tangani.



Instansi pekerjaan

  • Perguruan Tinggi