span 1 span 2 span 2

Hukum

Peneliti Ilmu Mahluk Hidup

Deskripsi

Profesi ini memiliki tanggung jawab untuk mengadakan riset genetika, reproduksi makhluk hidup, serta perkembangan makhluk hidup. Hasil dari riset tersebut biasanya ditujukan untuk pemanfaatan oleh publik, komunitas ilmiah, produsen produk hewan, bahkan sampai perusahaan bidang pangan.

Berbagai profesi terkait

  • Direktur Riset dan Pengembangan
  • Ilmuwan Hewan dan Tumbuhan
  • Pemimpin Bagian Ilmu Hewan dan Tumbuhan
  • Ahli Nutrisi Hewan dan Tumbuhan
  • Konsultan Nutrisi Hewan dan Tumbuhan
  • Spesialis Sistem Manajemen Hewan dan Tumbuhan

Kisaran Pendapatan

Gaji rata-rata peneliti ilmu mahkluk hidup berkisar Rp5.000.000 hingga Rp8.500.000.


Kualifikasi

Gelar Sarjana Sains Biologi, Peternakan, Pertanian, dan Jurusan Lain yang Relevan.



Keahlian dibutuhkan

Seorang peneliti ilmu makhluk hidup atau peneliti biologi, tentu saja wajib menguasai ilmu biologi itu sendiri. Sebab, profesi ini bertanggung jawab untuk mengadakan penelitian mengenai genetika makhluk hidup, reproduksi makhluk hidup, serta perkembangan makhluk hidup. Dengan menguasai ilmu tersebut, seorang peneliti biologi dapat mengetahui organisme makhluk hidup, termasuk anatomi tubuh, jaringan, dan sel makhluk hidup. Selain pengetahuan biologi, profesi ini sebaiknya juga mempunyai pengetahuan di bidang kimia, matematika, dan sains.

Sebagai profesi yang bertugas untuk melakukan penelitian, seorang peneliti biologi dituntut untuk kritis serta mempunyai kemampuan analisis yang baik. Ia mesti memiliki keahlian di bidang sains karena harus menggunakan aturan dan metode ilmiah dalam melakukan penelitian. Sensitivitas terhadap masalah pun perlu dimiliki seorang peneliti biologi agar dapat mengidentifikasi masalah-masalah apa yang dapat ia teliti.

Ia juga harus mempunyai kemampuan penyusunan informasi serta kemampuan komunikasi, baik secara lisan maupun tulis. Sebab, ia harus dapat menyusun hasil penelitiannya ke dalam sebuah laporan penelitian yang dapat mudah dimengerti. Selain itu, ia juga perlu menguasai Bahasa Inggris apabila hasil penelitiannya ingin dipublikasikan dalam lingkup internasional. Kempuan manajemen dan administrasi pun perlu dimiliki untuk mengelola dan mengorganisir kegiatan penelitiannya.



Instansi pekerjaan

  • Klinik
  • Rumah sakit
  • Bidang pertanian dan peternakan