span 1 span 2 span 2

Hukum

Notaris

Deskripsi

Notaris memiliki tugas untuk membuat akta otentik mengenai semua perbuatan, perjanjian, dan ketetapan yang diharuskan oleh regulasi. Tugas dari seorang notaris adalah memberikan saran dan pendapat hukum atas seluruh permasalahan yang dihadapi oleh kliennya, melakukan review dan pembukuan surat perjanjian ataupun seluruh surat secara legal-formal, serta membuat akta pertanahan.

Berbagai profesi terkait

  • Notaris
  • Notaris Publik
  • Pejabat Pembuat Akta Tanah

Kisaran Pendapatan

Gaji notaris ditentukan dari banyaknya pekerjaan yang mereka ambil untuk menyelesaikan sebuah akta, jika notaris sanggup menyelesaikan banyak akta maka gaji dari notaris mampu melebihi UMR.

Namun, untuk penghasilan karyawan notaris bergantung pada seberapa lama masa kerja notaris tersebut. Berikut adalah rincian gaji notaris

  • Tidak ada pengalaman  =  Rp 4.301.844 
  • Kurang dari 5 tahun       =  Rp 4.388.747 sampai dengan Rp 4.754.273
  • 5 - 10 tahun                   =   Rp 5.098.997 sampai dengan Rp 6.612.332 
  • Lebih dari 10 tahun       = < Rp 6.882.186

Kualifikasi

Gelar Sarjana Hukum; Pendidikan Kenotariatan; Sertifikat Kelayakan Menjalankan Jabatan Notaris/PPAT.



Keahlian dibutuhkan

Seorang notaries tentu harus memiliki pemahaman yang baik di bidang hukum. Sebab, salah satu tugasnya adalah memberi saran dan pendapat hukum terhadap masalah yang dihadapi oleh kliennya. Karena profesinya banyak berhubungan dengan klien, seorang notaris wajib memiliki kemampuan berkomunikasi yang baik supaya dapat menjaga hubungan baiknya dengan klien. Selain itu, seorang notaris juga mesti banyak bergaul dengan berbagai lapisan masyarakat demi mendapat klien. Sebab, profesi ini dilarang untuk beriklan.

Dalam pekerjaannya, seorang notaries harus berorientasi pada penyelesaian masalah yang dimiliki klien. Oleh sebab itu, ia harus memiliki sifat kritis agar mampu menganalisis masalah yang dihadapi klien dan membuahkan solusi sebagai penyelesaian masalah klien. Meski mengutamakan kepuasan klien, seorang notaries juga harus mengedepankan kejujuran dan objektivitas dalam melakukan pekerjaannya.

Selain itu, profesi ini juga harus memiliki kemampuan adiministrasi dan manajemen yang baik untuk mengelola pekerjaannya. Kemampuan berkomunikasi lewat tulisan dan lisan amat diperlukan seorang notaries agar ia dapat menyampaikan rekomendasi hukum kepada kliennya secara jelas. Penguasaan Bahasa Inggris juga diperlukan karena kasus hukum yang ditangani dapat berkaitan dengan orang-orang dari berbagai negara.



Instansi pekerjaan

  • Perusahaan Hukum