span 1 span 2 span 2

Hukum

Kurator Hukum

Deskripsi

Tugas dari kurator hukum adalah melakukan pengurusan dan pemberesan harta pailit. Seorang kurator hukum harus berpegang teguh dengan kode etiknya, yaitu memegang teguh independensi dan objektifitas serta memiliki tanggung jawab profesi dan integritas yang tinggi.

Berbagai profesi terkait

  • Kurator dan Pengurus
  • Kurator Hukum

Kisaran Pendapatan

Besarnya persentase imbalan jasa kurator berdasarkan bagaimana cara kepailitan berakhir (dengan perdamaian, dengan pemberesan atau penolakan dalam tingkat kasasi atau peninjuan kembali), yaitu:

1. Besarnya Imbalan Jasa bagi Kurator Dalam Hal Kepailitan Berakhir dengan Perdamaian:

  • nilai utang sampai dengan Rp 50 miliar mendapatkan presentase 5%
  • nilai utang di atas Rp 50 miliar sampai dengan Rp 250 miliar mendapatkan presentase 3%
  • nilai utang di atas Rp 250 miliar sampai dengan Rp 500 miliar mendapatkan presentase 2%
  • nilai utang di atas Rp 500 miliar mendapatkan presentase 1%

2. Banyaknya imbalan jasa bagi kurator dalam hal kepailitan berakhir dengan pemberesan

  • nilai utang sampai dengan Rp 50 miliar mendapatkan presentase 7,5%
  • nilai utang di atas Rp 50 miliar sampai dengan Rp 250 miliar mendapatkan presentase 5,5%
  • nilai utang di atas Rp 250 miliar sampai dengan Rp 500 miliar mendapatkan presentase 3,5%
  • nilai utang di atas Rp 500 miliar mendapatkan presentase 2%

3. Besarnya Imbalan Jasa kurator dalam hal permohonan pernyataan pailit ditolak di tingkat kasasi atau peninjauan kembali, besarnya Imbalan Jasa dibebankan kepada pemohon pernyataan pailit atau pemohon dan Debitor dalam perbandingan yang ditetapkan oleh majelis hakim, yakni dihitung berdasarkan tarif jam terpakai. Tarif jam kerja terpakai paling banyak Rp4.000.000,00 (empat juta rupiah) per jam dengan ketentuan tidak boleh melebihi nilai persentase tertentu dari nilai harta pailit.


Kualifikasi

Gelar Sarjana Hukum/Ekonomi; Pengalaman di Kantor Advokat/Akuntan Publik Minimal 3 Tahun; Sertifikat Asosiasi Kurator dan Pengurus Indonesia.



Keahlian dibutuhkan

Sebagai orang yang bertugas untuk mengurus dan membereskan harta pailit, seorang kurator hukum tentu harus memahami laporan keuangan perusahaan supaya dapat memperoleh informasi mengenai harta yang menjadi kewenangannya.  Untuk itu, ia perlu menguasai bidang ilmu hukum setidaknya untuk dapat mengetahui syarat-syarat bagaimana seorang individu atau sebuah instansi dinyatakan pailit.

Dalam mengurus harta pailit, seorang kurator hukum membutuhkan kecermatan, ketelitian, dan kehati-hatian. Untuk itu, profesi ini ditutut untuk memegang teguh independensi dan objektivitas serta memiliki integritas tinggi. Selain itu, seorang kurator hukum juga perlu menguasai keahlian administrasi dan manajemen agar mampu mengelola pekerjaannya dengan baik. Dalam pekerjaannya, seorang kurator hukum harus memiliki sensitivitas masalah serta mampu menyelesaikan masalah kompleks.

Kemampuan komunikasi juga diperlukan oleh kurator hukum agar ia mampu menghadapi berbagai macam pihak dalam berbagai kondisi. Seorang kurator hukum juga harus memiliki sikap kritis dalam melakukan pekerjaannya agar ia dapat mengamankan harta pailit dengan efisien. Kemampuan berbahasa Inggris juga diperlukan seorang kurator ketika berhadapan dengan orang yang berasal dari luar negeri. Kemampuan lain yang perlu dikuasai kurator hukum adalah pemahaman lisan dan tulis, dan penyusunan informasi.



Instansi pekerjaan

  • Pengadilan
  • Mahkamah Agung