span 1 span 2 span 2

Ekonomi

Okupasiterapi

Deskripsi

Seorang terapis okupasi memiliki tanggung jawab membantu anak-anak dan orang dewasa dari segala usia dengan cacat mental, fisik, atau sosial agar dapat secara independen melaksanakan tugas sehari-hari. Mereka akan membuat program perawatan individual dan menyarankan perubahan dari lingkungan pasiennya agar dia dapat lebih percaya diri dalam melaksanakan tugas sehari-hari.

Berbagai profesi terkait

  • Terapis Fisik Anak
  • Terapis Fisik Rawat Jalan
  • Terapis Fisik untuk Home Care
  • Direktur Pelayanan Rehabilitasi

Kisaran Pendapatan

Gaji Okupasiterapi berkisar Rp560.000 sampai dengan Rp6.000.000. namun gaji rata rata Okupasiterapi adalah Rp2.550.000 tergantung pada UMK / UMP di masing-masing daerah.

 


Kualifikasi

Gelar Diploma Okupasiterapi, Fisioterapi; Sertifikasi Tenaga Kesehatan Kementerian Kesehatan RI.



Keahlian dibutuhkan

Seorang terapis okupasi harus mempunyai pengetahuan yang baik terkait ilmu medis. Hal ini ia perlukan agar ia dapat mendiagnosis masalah kesehatannya, baik cacat mental, fisik, atau sosial, yang dialami pasiennya serta menemukan solusi dari masalah tersebut. Sebab, profesi ini bertanggung jawab membantu anak-anak dan orang dewasa dengan hambatan tersebut agar dapat melaukan pekerjaan sehari-harinya secara independen.

Untuk itu, seorang terapis okupasi harus mempunyai pengetahuan yang baik pula di bidang ilmu psikologi dan biologi. Kedua hal ini akan bermanfaat baginya untuk memahami cacat fisik, mental, dan sosial yang dialami pasien. Profesi ini juga harus memiliki keahlian terapi dan konseling agar dapat memberikan tindakan yang tepat kepada pasien. Seorang terapis okupasi pun mesti kritis untuk dapat mempertimbangkan kelebihan dan kekurangan dari tindakan yang akan diberikan.

Kemampuan monitoring dan sensitivitas perlu dimiliki profesi ini agar ia dapat megawasi kondisi kesehatan pasien serta mengidentifikasi masalah pasien yang ada. Selain itu, seorang terapis okupasi juga harus memiliki orientasi melayani. Artinya, profesi ini mesti mengutamakan kesehatan dan kepuasan pasien di atas kepentingan pribadinya. Ia juga harus memiliki kemampuan komunikasi yang baik supaya dapat berinteraksi dengan pasien serta dapat menjelaskan kondisi kesehatan pasien tersebut secara sederhana dan mudah dimengerti.



Instansi pekerjaan

  • Rumah sakit
  • Klinik