span 1 span 2 span 2

Ekonomi

Industrial Production Manager

Deskripsi

Seorang Industrial Production Manajer bertugas menjalankan fungsi manajerial dalam pengoperasian manufaktur. Mereka bertanggung jawab atas perencanaan dan koordinasi segala pekerjaan produksi yang berlangsung di pabrik tersebut. Tujuannya adalah agar produksi produk yang berjalan berlangsung efektif dan efisien. Untuk berprofesi yang satu ini, maka diperlukan tak hanya pengetahuan manajemen namun juga terkait alat pabrik dan penggunaannya.

Berbagai profesi terkait

  • Manajer Sub-Pembangkit
  • Manajer Produksi
  • Manajer Kontrol Produksi
  • Manajer Line Produksi
  • Senior Manajer Pembangkit
  • Manajer Pembangkit
  • Manajer Manufaktur
  • Koordinator Manufaktur
  • Manajer Produksi Umum
  • Manajer Area Pembangkit

Kisaran Pendapatan

Pendapatan untuk profesi ini belum dapat dipastikan namun bisa mencapai puluhan juta tergantung dari lokasi tempat bekerja, pengalaman, dan kompetensi.


Kualifikasi

Gelar Sarjana Teknik Industri, Ekonomi Manajemen, dan Jurusan Lain yang Relevan.



Keahlian dibutuhkan

Sebagai profesi yang bertanggung jawab dalam jalannya kegiatan produksi, seorang industrial production manager wajib mempunyai kepemimpinan yang baik. Kunci keberhasilan memimpin ini dapat dapat dimulai dengan memiliki kemampuan komunikasi yang baik. Dengan kemampuan ini, ia diharapkan dapat memberikan instruksi yang jelas kepada anak buahnya serta dapat melakukan koordinasi dengan baik. Hal ini penting untuk dimiliki agar kegiatan produksi dapat berjalan secara lancar.

Selain itu, seorang industrial production manager juga dituntut untuk memiliki pengetahuan yang dalam mengenai sebuah kegiatan produksi, mulai dari tahap awal hingga hasil akhir. Keahlian matematika pun ia perlukan untuk menghitung tingkat efisiensi dan efektivitas sebuah kegiatan produksi. Seorang industrial production manager juga wajib mempunyai pengetahuan di bidang administrasi dan manajemen agar ia dapat mengelola dan mengorganisir sebuah kegiatan produksi dengan baik. Tak hanya itu, kemampuan manajemen waktu dan manajemen sumber daya harus ia miliki pula.

Apabila ada masalah yang muncul dalam sebuah kegiatan produksi, ia wajib mampu mengambil keputusan secara cepat untuk mengatasi masalah tersebut. Untuk mencegahnya, ia harus memiliki sensitivitas masalah serta pola pikir yang kritis agar dapat menemukan solusi yang tepat atas masalah tersebut. Selain itu, seorang industrial production manager juga harus memiliki kemampuan monitoring untuk memastikan kegiatan produksi berjalan sesuai rencana.



Instansi pekerjaan

  • Perusahaan manufaktur
  • Perusahaan