span 1 span 2 span 2

Ekonomi

Business Planner

Deskripsi

Sebagai Perancang bisnis, harus memiliki beberapa kemampuan pendukung yang dapat berguna dalam menjalankan pekerjaannya. Kemampuan yang dimaksud seperti kemampuan dalam penyeleaian masalah yang kompleks, berpikir kritis, dapat mempertimbangkan dan memutuskan suatu keputusan dengan tepat, mampu dalam menganalisis sistem bisnis yang dibentuk, dan menuliskan ide bisnis tersebut. Kemudian seorang perancang bisnis, harus mampu berpikir kreatif dan inovatif dalam mengembangkan sebuah ide yang nantinya ide tersebut akan terpakai dalam sebuah bisnis yang dijalankan.

Berbagai profesi terkait

  • Analis Perencanaan Bisnis Berkelanjutan
  • Koordinator Perencanaan Bisnis Berkelanjutan
  • Direktur Perencanaan Bisnis Berkelanjutan Global
  • Direktur Manajemen Perencanaan Bisnis Berkelanjutan
  • Manajer Perencanaan Bisnis Berkelanjutan
  • Direktur Strategi Perencanaan Bisnis Berkelanjutan
  • Pengawas Teknologi Informasi Pelayanan Berkelanjutan

Kisaran Pendapatan

Perjalanan karier seorang fresh graduate Business Planner diawali sebagai staf dengan gaji sebesar Rp4.000.000 hingga lebih dari Rp7.500.000 tergantung daerah dan perusahaan tempat bekerja. Gaji beranjak naik hingga mencapai Rp9.500.000 untuk level Supervisor. Sementara itu gaji dengan jabatan Manajer pada profesi ini berkisar Rp10.000.000 hingga Rp18.000.000/bulan. Untuk posisi tertinggi seperti Senior Manager ataupun Direktur gaji bisa lebih dari Rp20.000.000/bulan.


Kualifikasi

Gelar Sarjana Ekonomi Bisnis, Manajemen, dan Jurusan Lain yang Relevan.



Keahlian dibutuhkan

Dalam menyusun rencana bisnis yang berkelanjutan bagi kliennya, seorang business planner wajib memiliki insting bisnis yang kuat serta menguasai ilmu bisnis dan keuangan. Selain itu, penyusunan rencana bisnis yang baik harus didasari oleh analisis yang kuat. Maka, seorang business planner perlu membekali dirinya dengan keahlian matematika dan asuransi. Pengetahuan ekonomi juga dapat menjadi nilai tambah bagi seorang business planner.

Seorang business planner harus memiliki sensitivitas terhadap kondisi yang ada di tengah masyarakat karena hal itu dapat menjadi inspirasi dalam menyusun rencana bisnis yang baik. Bisnis itu sendiri dapat memperoleh keuntungan dari tren-tren yang terjadi di tengah masyarakat. Itulah pentingnya sensitivitas dan kreativitas seorang business planner.

Selain itu, rencana bisnis juga perlu menjadi pedoman sebuah perusahaan untuk mengelola operasional perusahaan dan sumber daya yang dimiliki. Untuk itu, business planner harus memahami manajemen personalia dan sumber daya manusia. Profesi ini juga dituntut memiliki penalaran deduktif dan induktif serta mampu menyelesaikan masalah yang kompleks.

Kemampuan menyusun informasi secara efektif juga perlu dimiliki oleh seorang business planner supaya ia dapat menjelaskan rencana bisnis secara sederhana dan mudah dimengeri oleh klien. Ia juga perlu membekali dirinya dengan kemampuan Bahasa Inggris karena profesi ini memiliki kesempatan kerja di luar negeri maupun memiliki klien dari luar negeri.



Instansi pekerjaan

  • Perusahaan
  • Wirausaha