span 1 span 2 span 2

Ekonomi

Arsitek

Deskripsi

Arsitek memiliki tugas untuk merancang bangunan baru maupun merenovasi bangunan lama. Untuk bangunan lama, seorang arsitek harus bisa memugarnya. Seorang arsitek harus memastikan bahwa desain yang diproyeksikan sesuai dengan kebutuhan dari kliennya. Biasanya arsitek mengelola proyek dari tahap awal hingga selesai, bekerja sama dengan pihak-pihak lainnya yang terlibat dalam pengerjaan konstruksi bangunan.

Berbagai profesi terkait

  • Drafter Arsitek
  • Arsitek Senior
  • Manajer Desain
  • Arsitek Proyek
  • Aarsitek Desain
  • Manajer Proyek Arsitektur
  • Pimpinan Perusahaan Arsitektur

Kisaran Pendapatan

Gaji Arsitek belum dapat dipastikan namun bisa mencapai puluhan juta tergantung dari kemampuan dan prestasi yang telah dicapai. 


Kualifikasi

Gelar Sarjana Arsitektur, dan Jurusan Lain yang Sesuai; Sertifikasi Ikatan Arsitek Indonesia (IAI).



Keahlian dibutuhkan

Arsitek adalah sebuah profesi yang menuntut pekerjanya memiliki berbagai kemampuan. Salah satu kemampuan utama seorang arsitek adalah kreativitas yang tinggi. Seorang arsitek dituntut untuk kreatif supaya bangunan yang ia rancang memiliki keunikan serta menarik perhatian masyarakat. Namun, bangunan yang dirancang oleh arsitek tidak boleh hanya mementingkan aspek estetika saja. Ia pun harus memastikan agar bangunan tersebut memenuhi aspek fungsional serta bermanfaat bagi masyarakat.

Demi membuat sebuah gedung yang estetik dan fungsional, seorang arsitek wajib memiliki perencanaan yang baik. Oleh karena itu, keahlian desain wajib dimiliki oleh profesi ini. Ketika merancang bangunan, ia mesti memperhatikan aspek fungsi, keindahan, sosial, lingkungan, dan lain-lain. Dalam tahap ini, kemampuan visualisasi dan orientasi spasial amat dibutuhkan agar ia dapat menuangkan imajinasi atau permintaan klien ke dalam sebuah rancangan proyek.

Penguasaan di bidang matematika pun wajib ia miliki untuk mengukur aspek teknis bangunan serta menyusun anggaran proyek. Seorang arstiek juga harus memastikan sebuah proyek berjalan seara efektif dan efisien. Oleh sebab itu, ia mesti menguasai pengetahuan di bidang konstruksi serta rekayasa dan teknologi. Selain itu, profesi ini juga mesti memiliki kemampuan komunikasi yang baik karena ia wajib berkoordinasi dengan pihak-pihak lain dalam sebuah proyek, misalnya kontraktor dan kliennya.



Instansi pekerjaan

  • Perusahaan rumah
  • Kontraktor