span 1 span 2 span 2

Ekonomi

Actuarist

Deskripsi

Seorang aktuaris bekerja untuk menyelesaikan permasalahan bisnis dari seseorang atau sebuah perusahaan. Permasalahan bisnis yang biasanya diatasi oleh seorang aktuaris adalah memprediksi biaya-biaya tak terduga yang dapat keluar di masa depan. Oleh karena itu, seorang aktuaris dapat disebut sebagai pengelola risiko bisnis. Untuk menjadi seorang aktuaris, kalian harus mempunyai kemampuan statistik yang kuat dan pengetahuan mengenai pemecahan masalah dalam risiko bisnis. Profesi ini sering dicari oleh perusahaan asuransi dan orang yang ingin melakukan investasi.

Berbagai profesi terkait

  • Aktuaris
  • Asisten Akturia
  • Analis Aktuaria
  • Konsultan Aktuaria

Kisaran Pendapatan

Perjalanan karier seorang fresh graduate dari lulusan sarjana aktuaria biasanya diawali sebagai seorang Analis, atau biasa disebut juga Analis Aktuaria dengan gaji sebesar Rp4.500.000 hingga lebih dari Rp7.000.000 tergantung daerah dan perusahaan tempat bekerja. Setelah lulus ujian sertifikasi, mereka naik ke posisi Associate dengan gaji mencapai Rp11.000.000 hingga Rp25.000.000/bulan. Pada level Manajer gaji bisa beranjak naik hingga Rp38.000.0000 dan setelah lulus Fellow dengan gelar FSAI (Fellow Societies Actuary Indonesia), jabatannya naik ke Appointed Actuary dengan gaji mencapai Rp49.000.000 atau lebih.


Kualifikasi

Gelar Sarjana Aktuaria, Matematika, Statistika, atau jurusan lain yang relevan; Sertifikat Persatuan Aktuaris Indonesia (PAI).



Keahlian dibutuhkan

Sebagai profesi yang bertugas untuk memprediksi dan mengelola risiko bisnis sebuah perusahaan di masa depan, seorang aktuaris harus memiliki kemampuan memecahkan masalah yang berdasar pada analisis kritis. Dalam menganalisis, ia dapat memanfaatkan ilmu statistika dan probabilita yang akan membantunya dalam memprediksi biaya tak terduga yang harus dikeluarkan oleh perusahaan di masa depan.

Aktuaris juga harus menguasai permodelan dan teori risiko, yaitu sebuah konsep statistik yang dapat digunakan untuk menentukan langkah yang tepat dalam mengelola risiko bisnis di masa depan. Oleh karena itu, penguasaan metode statistik merupakan kewajiban bagi seorang aktuaris. Pengetahuan mengenai matematika keuangan juga diperlukan untuk mendukung keahlian tersebut.

Aktuaris juga perlu menguasai akuntansi untuk mengetahui kondisi keuangan sebuah perusahaan yang dapat digunakan untuk memprediksi risiko bisnis di masa depan. Hal lain yang perlu dipahami seorang aktuaris adalah ilmu ekonomi, serta investasi dan manajemen aset. Pengetahuan di bidang bisnis, keuangan, dan perilaku manusia menjadi nilai tambah apabila kamu ingin berkarir sebagai aktuaris.



Instansi pekerjaan

  • Perusahaan
  • Pemerintahaan