span 1 span 2 span 2

News

Penyebab Obesitas dan Dampaknya Pada Kesehatan
Oleh : Halimah Nusyirwan
28 Agustus 2019
Dibaca Normal 4 Menit

News Overview

Pada tahun 2014, WHO menyatakan bahwa penderita obesitas sudah mencapai lebih dari 600 juta dari 1,9 juta orang dewasa yang memiliki kelebihan berat badan. Menurut WHO, obesitas merupakan akumulasi lemak dengan jumlah yang tinggi yang dapat menyebabkan berbagai penyakit atau mengganggu kesehatan. Banyak orang yang masih belum waspada dengan bahaya dari obesitas.

Kebanyakan orang hanya tahu kalau obesitas terjadi hanya karena orang-orang cenderung makan apa yang mereka suka sehingga hal itu berakhir dengan kebiasaan makan dalam jumlah yang berlebihan. Tetapi, masih banyak faktor lain yang menyebabkan obesitas yang perlu untuk diketahui karena obesitas merupakan kondisi medis yang banyak diderita masyarakat akibat beberapa faktor yang mengarah pada efek buruk pada kesehatan diri.


Apa Saja Faktor Penyebab Obesitas?
 

junk food
Sumber: amazonaws.com

Obesitas disebabkan oleh beberapa faktor. Faktor pertama adalah gangguan makan emosional. Gangguan ini merupakan kondisi ketika seseorang merasa stres, mereka cenderung memakan makanan bukan karena mereka lapar, tapi karena dengan makan mereka bisa merasa lebih baik sehingga hal ini berujung pada thoughtless eating/mindless eating. Jika kondisi ini terus terjadi, hal ini tentu akan berdampak pada obesitas.

Faktor kedua adalah Insomnia. Orang-orang yang mengalami insomnia biasanya cenderung merasa lapar saat tengah malam. Ketika seseorang kurang istirahat, mereka akan sering merasa lapar dan memutuskan untuk makan agar mengisi tenaga mereka. Terganggunya hormon akan berdampak pada meningkatnya rasa lapar, namun rasa lapar tersebut hanya meningkat ketika malam hari. 

Faktor ketiga adalah gaya hidup yang tidak sehat dengan mengonsumsi junk food dan makanan kemasan. Banyak orang suka makan makanan junk food yang tidak bernutrisi dan memiliki kadar gula, lemak, dan karbohidrat yang tinggi. Makanan kemasan juga dikategorikan tidak sehat karena makanan tersebut disimpan dalam kaleng atau diawetkan yang tentunya hal itu merusak vitamin dan nutrisi dari makanan itu. 

Baca juga: Makanan Tinggi Kolesterol

Faktor keempat atau yang terakhir adalah faktor genetik. Beberapa orang terlahir dengan genetik “bertubuh besar” yang didapatkan dari keturunan dan keluarga. Mereka yang memiliki sejarah obesitas di keluarganya cenderung memiliki persentase lebih tinggi untuk menderita obesitas. Jika kasusnya seperti ini, maka akan sulit untuk mencari jalan keluar dari kasus obesitas yang disebabkan oleh genetik karena hal ini dianggap sebagai turunan. Bahkan, saat ini banyak bayi baru lahir yang sudah menderita obesitas karena faktor ini.

Dampak Obesitas Pada Kesehatan Mental
 

obesitas
Sumber: theimpactnews.com

Obesitas juga memiliki beberapa dampak pada kesehatan mental seseorang. Dampak pertama adalah rendahnya kepercayaan diri. Orang-orang yang menderita obesitas akan merasa tidak bangga dan percaya diri dengan bentuk tubuh mereka. Mereka bahkan sering merasa malu untuk sekadar mengaca di cermin dan muncul di hadapan khalayak umum.

Dampak yang kedua adalah depresi. Untuk beberapa orang, obesitas dapat memicu depresi karena rasa benci dengan penampilan fisiknya. Mereka sering merasa bahwa “kesialan” yang mereka rasakan adalah akibat dari bentuk badan mereka. Mereka juga kerap merasa putus asa dengan kondisi mereka yang akhirnya memicu depresi. Para penderita obesitas akan kehilangan semangat untuk beraktivitas dan lebih memilih untuk mengurung/mengisolasi diri di rumah.

Dampak terakhir dan yang paling berbahaya adalah keinginan untuk bunuh diri. Penderita obesitas terkadang merasa mereka tidak diterima oleh lingkungan sekitarnya karena mereka sering di bully dan dipermalukan karena bentuk tubuhnya. Hal ini tentu bisa memicu keinginan bunuh diri, khususnya mereka yang tidak kuat secara mental karena mereka merasa bahwa bunuh diri adalah jalan keluar terbaik untuk mengakhiri penderitaannya. 

Dampak Obesitas Pada Kesehatan Fisik
 

hospitalized
Sumber: medicalnewstoday.com

Selain kesehatan mental, obesitas juga berdampak pada kesehatan fisik penderitanya. Gangguan pada sendi merupakan masalah yang paling sering terjadi pada penderita obesitas. Hal ini diakibatkan oleh tubuh mereka yang tidak mampu menahan beban dari berat tubuhnya. Jika hal ini terus terjadi tanpa adanya pengobatan atau perbaikan, penderita obesitas akan mengalami gangguan kesehatan ketika tua nanti.

Baca juga: 5 Makanan Penurun Kolesterol

Masalah fisik lainnya adalah diabetes. Diabetes, terutama diabetes tipe 2, merupakan salah satu penyakit paling berbahaya yang mengancam kesehatan penderita obesitas. Penyakit ini muncul akibat konsumsi gula yang berlebihan sehingga hormon insulin dalam tubuh tidak bisa bekerja dengan baik dalam mengatur jumlah gula darah dalam tubuh.

Selain itu, obesitas juga dapat memicu hipertensi atau darah tinggi dan penyakit tersebut dapat menyebabkan stroke dan serangan jantung yang bisa terjadi secara tiba-tiba. Tersumbatnya aliran darah ke jantung dan otak akibat lemak tentu akan berakibat fatal bagi penderitanya.


Obesitas adalah masalah kesehatan yang disebabkan oleh berbagai faktor yang hanya memberikan dampak buruk bagi orang-orang, baik secara mental maupun fisiknya. Meskipun obesitas dapat dikategorikan sebagai masalah kesehatan yang sangat berbahaya, obesitas masih bisa diobati. Dengan melakukan pencegahan dan pengobatan, seperti hidup sehat dan olahraga, obesitas dapat dihindari serta disembuhkan. Namun, yang lebih penting adalah cintai dirimu apa adanya dan lakukan yang terbaik untuk diri sendiri.

0 Comments