span 1 span 2 span 2

News

Mengintip Uniknya Sistem Pendidikan di Negeri Sakura
Oleh : Halimah Nusyirwan
22 Desember 2018
Dibaca Normal 3 Menit

News Overview

Negara yang dikenal dengan kuliner serta keanekaragaman budayanya ini memiliki sistem pendidikan yang unik dan berbeda dengan sistem pendidikan di negara-negara pada umumnya. Unggulnya kualitas pelajar Jepang merupakan hasil dari pendidikan mereka yang bagus dan patut dijadikan panutan bagi Indonesia dan negara lainnya. Seperti apa sistem pendidikan di negeri sakura ini? Simak informasinya bersama Kinibisa!


pendidikan Jepang
Sumber: gogonihon.com

Kesejahteraan Murid Menjadi Prioritas Utama
 

Jepang memiliki sistem pendidikan yang berbeda dengan negara lainnya di dunia. Negara yang dikenal menjunjung tinggi kedisiplinan ini rupanya memiliki sistem unik yang mungkin tidak orang bayangkan sebelumnya. Jepang sangat memikirkan kesejahteraan dan kebahagiaan para muridnya. Tahun pelajaran baru dimulai pada tanggal 1 April ketika bunga sakura sedang bermekaran. Dipilihnya bulan April ketika musim bunga sakura ini dimaksudkan agar para murid merasa senang dan bersemangat dalam memulai tahun ajaran baru.

Menu makanan yang disediakan oleh sekolah termasuk dalam kategori sehat dan berkualitas. Sekolah-sekolah di Jepang selalu memastikan bahwa makanan yang diberikan pada murid mereka memiliki standar kesehatan yang sesuai dengan aturan dan tentunya dimasak oleh ahlinya. Selain itu, kebiasaan makan bersama di satu ruangan, seperti kelas, juga merupakan salah satu aturan yang lekat dengan pendidikan Jepang. Hal ini bertujuan agar para murid dapat membangun kebersamaan dan hubungan baik dengan teman sesama mereka dan juga dengan guru mereka,

Disiplin Menjadi Faktor Penting
 

Orang-orang Jepang dikenal dengan sikap disiplin mereka yang tidak diragukan lagi. Sikap disiplin ini tentu bukanlah sikap yang terbentuk dalam satu malam. Orang-orang Jepang terbiasa dengan lingkungan yang membuat mereka harus mengutamakan kedisiplinan, baik dalam waktu dan bekerja. Mereka sudah dikenalkan dengan sikap disiplin sejak masih duduk di bangku sekolah. Salah satunya adalah tingkat absensi murid yang mencapai 99,9%. Hal ini terbukti dengan sangat jarangnya ada murid di Jepang yang bolos sekolah. Bahkan mereka juga merupakan tipe murid yang selalu memperhatikan perkataan guru serta pelajaran yang sedang disampaikan di depan kelas.

baca juga: Jurusan Seni yang Menjanjikan

Tak hanya dalam sikap belajar, orang-orang atau murid Jepang juga disiplin dalam hal kebersihan. Banyak dari sekolah-sekolah di Jepang yang tidak mempekerjakan petugas kebersihan sekolah karena mereka membuat peraturan yang mengharuskan murid-muridnya menjadi mandiri dengan diberikan tanggung jawab atas kebersihan kelas masing-masing serta ruangan lainnya. Hal ini dipercaya juga dapat mengajarkan murid-murid untuk menjadi piawai dalam urusan kebersihan dan mandiri. Peraturan ini juga diharapkan dapat mengajarkan nilai gotong royong, kerja sama, dan saling menolong satu sama lainnya dengan adanya kegiatan bersih-bersih bersama yang dibagi rata pada setiap anak di sekolah tersebut.

Mengutamakan Etika, Moral, dan Seni
 

Ketika negara maju lainnya memilih untuk mengutamakan pelajaran eksakta dan nominal, Jepang justru mengutamakan pelajaran etika dan moral. Bagi orang-orang Jepang, nilai etika dan moral sangatlah penting dalam membentuk perilaku baik para muridnya. Hal ini agar para murid dibekali dengan sikap dan perilaku terpuji yang tentunya akan bermanfaat bagi masyarakat luas nantinya. Selain itu, pendidikan agam juga tidak dipisahkan secara khusus di sekolah-sekolah negeri Jepang. Namun, pelajaran agama biasanya sudah digabung menjadi salah satu bagian dari pelajaran etika dan moral.

Seni juga menjadi salah satu pelajaran penting yang menonjol dalam sistem pendidikan Jepang. Populernya kegiatan les, baik les akademik maupun les bakat, setelah jam sekolah membuktikan bahwa kreativitas adalah faktor penting yang harus dimiliki setiap anak. Tak hanya itu, masyarakat Jepang juga menganggap bahwa pelajaran seni, contohnya puisi dan kaligrafi, dapat mengajarkan para muridnya untuk menghargai kebudayaan, seni, dan tradisi bangsa mereka yang sudah ada sejak dahulu kala.

Kesetaraan Sosial
 

Layaknya Indonesia, Jepang juga mewajibkan muridnya menggunakan seragam ke sekolah. Hal ini dimaksudkan agar murid-murid Jepang belajar untuk berbaur dengan sesama dan menghilangkan kesenjangan sosial diantara muridnya. Seragam murid-murid di Jepang juga memiliki makna tersendiri. Murid perempuan memakai seragam bernuansa pelaut dan murid laki-laki memakai seragam dengan gaya militer. Seragam-seragam tersebut terinspirasi dari seragam militer Jepang pada era Meiji dan seragam tersebut dimaksudkan agar membangun semangat untuk bekerja.

baca juga: Hal yang Dipertimbangkan Dalam Memilih Kampus

Kegiatan Sekolah
 

Jepang juga dikenal dengan festival kebudayaan yang disebut Bunkasai, yang diselenggarakan di sekolah. Mulai dari sekolah TK hingga kuliah murid-murid sekolah Jepang berlomba-lomba mendekorasi dan membuat acara khusus dari setiap kelas mereka dan juga stan-stand jajanan yang menarik. Festival ini diadakan dengan maksud membangun motivasi para murid dan membuat mereka senang untuk bersekolah. Biasanya acara ini sebelumnya diawali dengan pekan olahraga dan ditutup dengan acara kembang api dan api unggun.

0 Comments