span 1 span 2 span 2

News

Manfaat hingga Bahaya Daging Merah dan Daging Putih
Oleh : Calvin Geraldo S
12 Agustus 2019
Dibaca Normal 3 Menit

News Overview

Manusia membutuhkan banyak sekali gizi bagi kesehatan tubuhnya. Salah satu kebaikan gizi yang dibutuhkan oleh manusia adalah protein. Protein umumnya dapat dipenuhi dengan mengonsumsi daging, seperti daging ikan, daging ayam, daging sapi, daging kambing, dan lainnya.

Selain protein, vitamin, mineral, dan lemak menjadi gizi yang terkandung dalam daging. Kedua daging merah dan daging putih baik bagi pembentukan massa otot serta menjaga daya tahan tubuh. Namun, tiap-tiap daging yang dikonsumsi memiliki kadar protein yang berbeda-beda juga.

Aneka daging
Sumber: pexels.com

Tahukah kalian kalau ternyata daging dikelompokkan menjadi dua jenis daging? Daging dikelompokkan menjadi dua jenis: ada yang disebut daging merah dan ada yang disebut daging putih. Keduanya memiliki kandungan gizi yang berbeda. Tidak hanya itu, manfaat hingga bahayanya pun berbeda loh. Berikut manfaat hingga bahaya daging merah dan daging putih.


Manfaat Daging Merah dan Daging Putih
 

Manfaat yang dimaksud merupakan nutrisi yang terkandung di dalam kedua daging tersebut. Sesuai namanya, daging merah merupakan daging yang memiliki warna merah, seperti daging sapi, daging kerbau, daging kambing, daging domba, hingga daging babi. Sementara yang termasuk dalam daging putih merupakan daging unggas dan ikan. Mulai dari burung, ayam, ikan, dan daging hewan lain yang ada di laut masuk dalam jenis daging putih.

Daging sapi
Sumber: pexels.com

Meski sama-sama terkandung vitamin B, daging merah ternyata mengandung lebih banyak vitamin B12 yang tidak sebanyak pada daging putih. Vitamin B12 merupakan asupan gizi yang harus dipenuhi untuk mendukung pembentukan sel darah merah, mengantar sinyal saraf, hingga melakukan pembentukan DNA di dalam sel. Begitu pun pada mineral yang terkandung, daging merah lebih banyak dibanding pada daging putih.

Meski begitu, kadar lemak yang tinggi pada daging merah menjadi peringatan untuk tidak terlalu berlebihan dalam mengonsumsinya. Sedangkan kandungan asam lemak tak jenuh dan omega 3 yang baik bagi kesehatan jantung, serta mampu untuk mengurangi risiko berbagai penyakit degeneratif, justru terkandung lebih banyak pada daging putih.

Bahaya Daging Merah dan Daging Putih
 

Banyak penelitian yang sudah membuktikan bahwa daging merah mengandung lebih banyak kadar kolesterol dan lemak jenuh yang lebih tinggi. Senada dengan itu juga, banyak penelitian yang telah menyebutkan bahwa kelompok orang yang gemar mengonsumsi daging merah lebih berisiko untuk mengalami penyakit berbahaya, seperti stroke, penyakit jantung koroner, kanker, hingga diabetes.

Akan tetapi, perlu dicermati juga bahwa lemak jenuh tidak hanya menempel dan terdapat pada daging merah, melainkan juga ada di kulit-kulit unggas yang merupakan daging putih.

Ayam
Sumber: pexels.com

Bahaya kolesterol yang terkandung dalam daging merah dan daging putih sejatinya tidak akan memiliki risiko penyakit yang tinggi. Namun, jika memang kadar kolesterol dalam darahnya sudah terlalu banyak, maka sudah dapat dipastikan akan terdapat penumpukan di pembuluh darah.

Itulah yang nantinya akan meningkatkan risiko serangan stroke dan jantung. Meski begitu, kalian dapat mengganti protein hewani dengan protein nabati dengan mengonsumsi banyak sayuran, seperti kacang-kacangan atau biji-bijian.


Nah, sekarang pasti kalian sudah tahu kan manfaat hingga bahaya daging merah dan daging putih. Mulai saat ini kalian harus pintar-pintar mengatur asupan dan tetap konsumsi sesuai kadar cukupnya ya, Kibiers.

0 Comments