span 1 span 2 span 2

News

Kini Talk Show: Mewujudkan Generasi Kompeten di Era Digital
Oleh : Halimah Nusyirwan
04 Oktober 2018
Dibaca Normal 5 Menit

News Overview

Sebagai salah satu platform pendidikan di Indonesia, Kinibisa memiliki peran dalam mengubah dan membantu pendidikan Indonesia untuk terus maju dan semakin baik. Hadirnya Kinibisa sebagai one-stop-destination platform, Kinibisa memiliki visi untuk mengumpulkan berbagai informasi yang berserakan di luar sana dan mengumpulkannya dalam satu wadah yaitu, Kinibisa.com. Tak hanya itu, Kinibisa juga memiliki tujuan untuk membangun generasi muda Indonesia menjadi generasi yang kompeten, khususnya di era digital kini.



Sumber: Dokumentasi Kinibisa

Melihat perkembangan Indonesia yang semakin mendekati Revolusi Industri 4.0, pada kesempatan ini Kinibisa mengadakan Kini Talk Show yang bertajuk “Pentingnya Peranan Generasi Muda di Era Digital” yang berlangsung di PUSPIPTEK, Tangerang, Banten, pada hari Jumat tanggal 29 September 2018 dengan mengundang Putri Indonesia Intelegensia 2018, Resti Asda, School Principal Erudio of Science School, Barry Sianturi, Co-Founder & CEO Kinibisa, Pradhana Abhimantra, dan dimoderatori oleh Zahra Damariva, Mahasiswa Kajian Media Ilmu Komunikasi UI.

Acara ini membahas pentingnya pendidikan di era digital untuk para anak muda. Pendidikan berperan penting pada daya saing manusia ketika berhadapan dengan kemajuan teknologi seperti fenomena Artificial Intelligence.

Barry mengatakan bahwa kemajuan teknologi di era digital memiliki dua sisi yang dapat memberikan dampak berupa ancaman serta kemudahan pada kehidupan masa depan. Ancaman tersebut dapat berupa hilangnya pekerjaan bagi para manusia karena digantikan oleh teknologi. Akan tetapi sebagai manusia, kita dapat lebih unggul dikarenakan kita memiliki kemampuan untuk berkhayal atau berinovasi yang tidak mungkin didapatkan dari mesin atau teknologi tersebut.

“Apa yang tersisa dari kita ya bagian kreatifnya. Bagaimana kita bisa berkhayal, berinovasi membuat sesuatu yang baru. Itu yang tidak bisa dilakukan oleh mesin. Jadi seharusnya kita sebagai anak-anak muda, belajar untuk menjadi seperti itu,” katanya.


Sumber: Dokumentasi Kinibisa

Pendidikan sendiri merupakan aspek penting yang dapat membantu para generasi muda untuk menentukan masa depan mereka kelak akan mau dibawa kemana. Pendidikan tersebut tidak hanya sebatas pendidikan formal seperti sekolah. Namun, pendidikan non-formal bisa didapatkan di luar sekolah dan hal ini sama pentingnya dengan pendidikan formal sebab hal tersebut dapat membantu generasi mendatang untuk mengenal potensi serta keinginan mereka yang tentunya akan berguna untuk masa depan mereka.

Melihat kondisi Indonesia kini, baik Resti, Barry, dan Dhana sepakat bahwa anak muda jaman sekarang berjumlah banyak dan mereka juga memiliki ide-ide serta inovasi baru yang dapat membantu pembangunan negara. Akan tetapi, sistem pendidikan di Indonesia masih kurang mendukung potensi anak-anak tersebut dikarenakan pemisahan ilmu peminatan yang kurang dianggap kurang bijak serta banyaknya pelajaran di sekolah yang menyebabkan kurangnya kesempatan untuk mereka mengeksplorasi minat serta bakat yang ada pada diri mereka.

Tak hanya itu, Resti juga berpendapat bahwa Indonesia perlu menggalakkan pendidikan karakter dan moral di sekolah-sekolah mengingat banyaknya isu-isu sosial diantara anak-anak saat kini yang terjadi akibat tidak adanya bimbingan pembentukan karakter sedini mungkin.

“Mulailah dari peduli. Jangan jadi seseorang yang bodo amat. Peduli apa yang ada di sekitar kita. Peduli dengan masa depan kita. Peduli akan masa depan keluarga kita. Peduli dengan masa depan bangsa kita,” ujar Resti.

dokumen Kinibisa
Sumber: Dokumentasi Kinibisa

Para generasi muda Indonesia diharapkan untuk tidak takut dalam melakukan suatu aksi, seperti yang disampaikan oleh Dhana. Menurutnya, anak muda tidak perlu takut untuk memberikan dampak.

“Kita ini sangat banyak generasi mudanya, bahkan sampai 100 juta lebih, dan Indonesia membutuhkan kualitas dari generasi muda untuk bisa memberikan dampak untuk Indonesia. Jadi yang terpenting adalah bahwa generasi muda ini merubah pola pikir bahwa kita juga diembankan tanggung jawab untuk membangun Indonesia,” ucapnya.

Barry juga berharap, generasi millennial kini dapat “memerdekakan” diri mereka dari hal-hal yang mengukung dan dapat menjadi apa yang mereka inginkan. Resti juga berpesan untuk lebih peduli dengan diri sendiri, lingkungan, orang-orang disekitar, maupun negara

“Kuncinya adalah kalau temen-temen sekarang sulit sekali mencapai mimpi, merdekakan diri temen-temen,” ucap Barry.

1 Comments

Billy Surya Julfian 12 November 2018 06:09:47

Waw! Keren banget ini!