span 1 span 2 span 2

News

Keren! Peneliti UI Kembangkan Senyawa untuk Lawan Virus Corona dari Propolis
Oleh : Vitorio Mantalean
10 Maret 2020
Dibaca Normal 2 Menit

News Overview

Corona Virus
Sumber: mia.mk

Virus corona sudah membunuh ribuan orang di dunia, meskipun lebih banyak lagi pasien infeksi virus corona yang berhasil sembuh. Memang, tingkat kematian akibat infeksi virus corona tak seberapa jika dibandingkan dengan SARS dan MERS, atau ebola.

Walaupun tak seberbahaya yang ramai diberitakan, tapi wabah virus corona tetap mesti kamu antisipasi. Apalagi, kemarin Senin (9/3/2020), pemerintah tiba-tiba merilis 13 pasien baru yang positif virus corona. Wow.


Corona Virus
Sumber: bp.blogspot.com

Berbagai negara sudah mulai tancap gas mencari-cari obat yang ampuh membunuh virus corona. Salah satu penelitian paling penting ialah penelitian yang dilakukan oleh Profesor Yang.

Yang berhasil memetakan struktur protein virus corona. Lalu, ditemukanlah bahwa virus corona harus menempel pada sel hidup, dalam hal ini paru-paru manusia, untuk menyuntikkan struktur genetiknya pada sel tersebut supaya dapat berkembang biak.

Sehingga, untuk mencegah infeksi virus corona semakin parah, proses tersebut harus diputus. Dibutuhkan senyawa kimia bernama N3 sebagai obatnya.

Nah, baru-baru ini, peneliti Fakultas Teknik Universitas Indonesia (UI), Muhamad Sahlan mengembangkan senyawa sejenis N3.

Senyawa itu berasal dari propolis asli Indonesia yang kemungkinan besar sama perannya seperti senyawa N3, memutus perkembangan virus corona di sel-sel hidup tubuh kita.

Berdasarkan keterangan resmi pihak UI, propolis ini dihasilkan oleh lebah Tetragonula biroi aff, yang terbukti memiliki komponen penghambat alami dengan efek negatif minimal bagi tubuh manusia.

“Yang menarik bagi saya, propolis yang saya teliti ini memiliki sifat menghambat proses menempelnya virus terhadap sel manusia yang mirip dengan senyawa N3," kata Sahlan yang telah 9 tahun meneliti propolis.

"Senyawa-senyawa propolis diujikan untuk melihat apakah dapat membentuk ikatan pada virus COVID-19 bila dibandingkan dengan ikatan senyawa N3," ujar dia.

Virus Corona
Sumber: medicinsider.com

Hasil penelitian menampilkan, tiga dari sembilan senyawa yang ada di propolis asli Indonesia sanggup menempel cukup erat pada virus corona.  Malahan, hampir menyamai senyawa N3!

Kemampuan menempel senyawa N3 pada virus corona bernilai -8. Semakin negatif, berarti semakin baik kemampuan senyawa itu menempel.

Nah, senyawa dari propolis hasil penelitian Sahlan ada di angka -7,5 dan -7,9. Dekat sekali dengan kemampuan menempel senyawa N3.

Maka, disinyalir bahwa senyawa dari propolis penelitian Sahlan itu dapat memutus aktivitas infeksi virus corona di sel-sel tubuh kita karena ia mampu mengikat virus-virus itu.


Meski begitu, penelitian Sahlan saat ini masih ada di tahap pengembangan. Penelitian mereka belum berbuah obat.

Sekarang, Sahlan dan koleganya sibuk mengulik-ulik senyawa tersebut sebelum diuji secara klinis sebagai syarat dikembangkannya sebagai obat.

0 Comments