span 1 span 2 span 2

News

Inilah Pengganti UN 2021
Oleh : Barlyant Vici Wijaya
07 Januari 2020
Dibaca Normal 1 Menit

News Overview

Ujian Nasional 2020Sumber: pikiran-rakyat.com

2020 sepertinya akan menjadi tahun terakhir untuk diadakannya Ujian Nasional. Pasalnya Menteri dari Kemendikbud, Nadiem Makarim berniat untuk menghapus Ujian Nasional atau UN di tahun 2021. Hal tersebut disampaikan oleh Nadiem Makarim saat rapat koordinasi bersama Dinas Pendidikan Provinsi dan Kabupaten/Kota se-Indonesia di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan.

Lalu ujian seperti apakah yang akan diadakan di tahun 2021 sebagai pengganti UN? Berikut penjelasan lengkapnya:


Asesmen Kompetensi Minimum
 

Ujian Nasional
Sumber: digitaloceanspaces.com

Mulai tahun 2021 Ujian Nasional atau UN akan digantikan oleh Asesmen Kompetensi Minimun. Pelaksanaan dari penilaian yang diselenggarakan Asesmen Kompetensi Minimun akan berbeda dari Ujian Nasional. JIka Ujian Nasional dilaksanakan saat akhir jenjang sekolah, berbeda dengan Asesmen Kompetensi Minimun yang akan dilakasanakan pada pertengahan jenjang sekolah.

Adapun hal-hal kompetensi yang menjadi ukuran benar-benar sangat minimun, yaitu literasi dan numerasi. Litersasi yang dimaksudkan adalah kemampuan untuk menganalisa suatu bacaan, sedangkan numerasi yang dimaksudkan adalah kemampuan menganalisa dalam menggunakan angka.

Survei Karakter
 

Ujian Nasional
Sumber: detik.net.id

Selain Asesmen Kompetensi Minimun, pengganti Ujian Nasional di tahun 2021 adalah memberlakukan adanya konsep Survei Karakter. Survei ini digunakan untuk mengetahui ekosistem yang ada di sekolah, bagaimana implementasi gotong-royong dilakukan, apakah level toleransinya sehat, apakah kesejahteraan dan kebahagiannya mapan, serta apakah sekolah tersebut bebas dari prilaku bullying.

Survei Karater ini nantinya akan digunakan untuk menjadi alat untuk mengukur sekolah-sekolah dalam memberikan umpan balik bagi kegiatan belajar mengajarnya. Selain itu Survei Karakter juga akan dilaksanakan pada pertengahan jenjang sekolah bersamaan dengan Asesmen Kompetensi Minimum.

Dan alasan kenapa Asesmen Kompetensi Minimun dan Survei Karakter dilaksanakan dipertengah jenjang pembelajaran adalah supaya dapat memberikan waktu bagi sekolah dan para guru untuk melakukan perbaikan sebelum anak tersebut lulus, dan penilaian tersebut tidak bisa dilakukan sebagai alat seleksi siswa untuk melanjutkan pendidikan.

Alasan lainnya adalah untuk tidak menimbulkan stres pada siswa dan juga orang tua siswa. Bagaimana, apakah kalian setuju dengan Asesmen Kompetensi Minimun dan Survei Karakter sebagai pengganti UN di tahun 2021?

0 Comments