span 1 span 2 span 2

News

Ini Dia 4 Beasiswa yang Populer di Indonesia!
Oleh : Halimah Nusyirwan
29 November 2018
Dibaca Normal 4 Menit

News Overview

Indonesia merupakan negara yang memiliki jumlah tawaran beasiswa yang cukup banyak. Beasiswa tersebut memiliki berbagai tujuan universitas yang beragam, baik yang berada di dalam negeri maupun luar negeri. Hal ini tentu menunjukkan banyaknya potensi serta minat anak-anak Indonesia pada dunia pendidikan. Dari banyaknya beasiswa di luar sana, berikut ini Kinibisa merangkum 4 beasiswa terpopuler yang ada di Indonesia.


  • Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP)


LPDP
LPDP
Sumber: infokampus.news

Seperti yang dikutip dari website resmi LPDP, lembaga beasiswa ini merupakan program yang dibentuk oleh Menteri Keuangan melalui “Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 252/PMK.01/2011 tanggal 28 Desember 2011 yang menetapkan Organisasi dan Tata Kelola Lembaga Pengelola Dana Pendidikan sebagai sebuah lembaga non eselon yang langsung bertanggung jawab kepada Menteri Keuangan dan berpedoman pada kebijakan-kebijakan yang ditetapkan oleh Dewan Penyantun LPDP (Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Menteri Keuangan, dan Menteri Agama)”.

Beasiswa ini ditujukan bagi anak-anak atau pelajar Indonesia yang ingin melanjutkan studi ke jenjang S2 dan S3 di dalam maupun luar negeri guna membangun Indonesia menjadi negara yang maju. LPDP berfokus pada pengembangan SDM di berbagai fokus bidang seperti, teknik, sains, pertanian, hukum, ekonomi, keuangan, kedokteran, agama, dan sosial-budaya.

Terdapat berbagai program yang ditawarkan oleh LPDP, antara lain:

  1. Beasiswa Reguler;

  2. Beasiswa Disertasi;

  3. Beasiswa Dokter Spesialis;

  4. Beasiswa Afirmasi:

Untuk mengikuti program beasiswa ini, para pendaftar harus melakukan pendaftaran online di www.beasiswa.lpdp.kemenkeu.go.id. Selain itu, ada beberapa syarat yang harus dipenuhi, seperti Surat Keterangan kesehatan dan bebas narkoba, Surat Rekomendasi dari tokoh masyarakat atau atasan kerja, memiliki tujuan studi yang sesuai dengan ketentuan, berbagai Surat Pernyataan, menyertakan Transkrip Nilai yang memiliki IPK minimum 3,0 dari skala 4, dokumen penguasaan bahasa Inggris, rencana studi sesuai program studi yang dituju, Surat Statement of Purpose mengenai rencana kontribusi yang akan dilakukan untuk negara dan masyarakat, dll (selengkapnya ada di https://www.lpdp.kemenkeu.go.id)

  • Beasiswa Unggulan (BU)


Beasiswa Unggulan
Beasiswa Unggulan
Sumber: silabus.org

Program beasiswa ini merupakan program dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan yang ditujukan pada masyarakat Indonesia guna meningkatkan kualitas SDM Indonesia, khususnya pada bidang yang berkaitan dengan kualitas pendidikan serta kebudayaan Indonesia. Program ini juga memberikan peluang yang lebih besar bagi seluruh lapisan masyarakat, tak terkecuali mereka yang berasal dari masyarakat miskin/kurang mampu yang bermukim di daerah tertinggal.

Beasiswa Unggulan memiliki tiga program yang ditawarkan, yaitu Beasiswa Masyarakat Berprestasi, Beasiswa 3T, dan Beasiswa Pegawai Kemendikbud. Beasiswa Unggulan Masyarakat Berprestasi adalah program beasiswa dalam negeri mulai dari S1 hingga S3. Beasiswa ini dapat diikuti, baik oleh calon maupun mahasiswa yang sedang melangsungkan kuliah (tidak diprioritaskan bagi dosen) dengan maksimal semester 2 pada saat pendaftaran (persyaratan lihat di sini).

Beasiswa Unggulan 3T merupakan adalah program beasiswa yang dikhususkan untuk siswa yang berasal dari daerah 3T (lihat daftar daerah 3T disini) dan berlaku untuk S1, S2, dan S3 dengan akreditasi universitas minimal B (persyaratan lihat di sini). Beasiswa Pegawai Kemendikbud sendiri adalah program beasiswa yang diperuntukkan untuk para PNS Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan untuk melanjutkan studi ke jenjang S2 dan S3 di dalam dan luar negeri melalui mekanisme tugas belajar (persyaratan lihat di sini)

  • Program Beasiswa Santri Berprestasi (PBSB)


Program Beasiswa Santri Berprestasi
Program Beasiswa Santri Berprestasi
Sumber: kemenag.go.id

Beasiswa yang satu ini merupakan program yang diberikan oleh Kementerian Agama yang sudah dicetuskan sejak tahun 2005 silam. Beasiswa yang diperuntukkan untuk para lulusan santri pondok pesantren ini bertujuan untuk mencari bibit-bibit penerus bangsa yang dapat membangun kualitas intelektual religius serta nasionalis bangsa. Maka dari itu, program yang merupakan kerja sama antara Kementerian Agama dengan berbagai Perguruan Tinggi di Indonesia ini sudah memiliki banyak alumni yang menjadi orang-orang sukses di bidang keagamaan dan nasionalisme.

Para calon mahasiswa nanti dapat melanjutkan studi S1 mereka pada 3 jurusan pilihan (MIPA, IPS, dan Keagamaan) dalam negeri yang sudah menjadi mitra Kementerian Agama, antara lain yaitu Institut Pertanian Bogor (IPB), Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya, Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta, Universitas Airlangga (UNAIR) Surabaya, Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung, Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta, Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang, Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya, Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung, Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar, Universitas Cendrawasih Jayapura, dan Universitas Al Azhar Indonesia.

Persyaratan yang perlu dipersiapkan untuk mengikuti program ini dapat dilihat di link berikut.

  • Beasiswa S2 Luar Negeri Kementerian Kominfo

​​​​​​​
Beasiswa KOMINFO

Beasiswa KOMINFO
Sumber: utakatikotak.com

Program beasiswa ini merupakan program yang dibuat oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika dengan tujuan melanjutkan studi S2 di luar negeri, khususnya bagi para Aparatur Sipil Negara, TNI, POLRI, dan karyawan/karyawati swasta yang bekerja di sektor teknologi informasi dan komunikasi. Persyaratan yang diminta untuk mengikuti program ini antara lain, berwarga negara Indonesia, berusia maksimal 37 tahun, belum memiliki gelar S2 dan tidak menerima beasiswa lain, mendapatkan izin pejabat yang berwenang, pengalaman kerja minimal 2 tahun, memiliki potensi menjadi pemimpin, memiliki nilai TPA minimal 550, dll (persyaratan lengkap dapat dilihat di sini

1 Comments

Billy Surya 29 November 2018 17:35:21

Wiiiih mantaaaap!