span 1 span 2 span 2

News

Ini Dia 3 Fintech Yang Digemari Orang Indonesia
Oleh : Halimah Nusyirwan
21 Mei 2019
Dibaca Normal 3 Menit

News Overview

Perkembangan financial technology (fintech) di Indonesia kini semakin maju dan menjamur. Banyaknya startup atau perusahaan yang menghadirkan inovasi berupa aplikasi atau sistem yang memudahkan transaksi uang dengan metode pembayaran digital ini menjadi bentuk kemajuan zaman yang semakin praktis dan efisien. Dibawah ini adalah beberapa contoh fintech yang paling banyak digunakan oleh masyarakat Indonesia:


GO-PAY
 

go-pay
Sumber: digitaloceanspaces.com

GO-PAY merupakan salah satu sistem yang dihadirkan oleh perusahaan GO-JEK sebagai cara pembayaran guna memudahkan pengguna aplikasinya. Awal mula terbentuknya GO-PAY didasari oleh keinginan GO-JEK yang ingin merambah ke dunia fintech setelah melihat perkembangan serta peluang fintech yang semakin berkembang di Indonesia.

GO-PAY sendiri kini sudah berpisah dengan GO-JEK dan menjadi satu perusahaan mandiri guna menjadi digital wallet yang memiliki jaringan luas terkait pemakaian GO-PAY yang awalnya terbatas untuk layanan aplikasi GO-JEK saja. GO-PAY mencetak prestasi dengan menjadi fintech nomor 1 di Indonesia yang memiliki pengguna paling banyak selama tahun 2018 dan hingga kini GO-PAY pun masih bertahan di posisi tersebut.

OVO
 

ovo
Sumber: kalibrr.com

Fintech yang bernaung di bawah Lippo X atau Lippo Group ini menghadirkan layanan digital payment untuk masyarakat Indonesia. Hadir dalam bentuk aplikasi, Ovo digadang-gadang sebagai saingan GO-PAY dalam hal smart financial apps. Berbeda dengan fintech lainnya, Ovo menggunakan sistem poin reward yang bernama OVO point.

Kemajuan OVO saat ini terlihat sangat signifikan, terutama setelah OVO menjadi partner untuk salah satu jasa transportasi dan e-commerce ternama di Indonesia, yaitu Grab dan Tokopedia. Grab dan Tokopedia yang awalnya memiliki sistem digital walletnya sendiri kini beralih menggunakan OVO sebagai rekan kerja samanya dalam mengurus pembayaran digital yang berhubungan transaksi Grab dan Tokopedia. Tidak hanya itu, OVO kini juga digunakan sebagai sistem pembayaran parkir di berbagai mall atau pusat perbelanjaan yang berada dibawah naungan grup Lippo. OVO juga sudah banyak digunakan dalam bidang food & beverage, dan juga bioskop.

Link Aja
 

linkaja
Sumber: linkaja.id

Dengan menggunakan tagline #BeresTanpaCash, Link Aja hadir sebagai layanan keuangan elektronik berbasis aplikasi milik Telkomsel yang sudah bekerja sama dengan berbagai BUMN untuk masyarakat Indonesia.Keunggulan yang ditawarkan oleh Link Aja adalah sistem tanpa top up dengan menghubungkan aplikasinya ke dana pengguna di bank atau kartu kredit di bank-bank BUMN yang terdaftar. BUMN juga berencana agar masyarakat dapat dipermudah dalam membuka akun bank melalui Link Aja.

Tak hanya dalam sistem pembayaran dan perbankan, Link Aja yang awalnya bernama T-cash ini juga akan mempermudah layanan masyarakat dalam hal pembelian obat di Kimia Farma, bahan bakar, tiket kereta, dan tiket bus. Nantinya juga akan ada gerbang tol khusus sebagai salah satu service yang diberikan khusus bagi para pengguna Link Aja. Selain itu, Link Aja juga menggunakan sistem snap (QR code) dan tap sebagai cara penggunaannya.


Indonesia merupakan negara yang 70% populasinya merupakan pengguna smart phone. Dengan hal ini, Indonesia menjadi sasaran yang tepat untuk berbagai fintech dalam berkembang. Hal ini sudah terlihat dari bagaimana ketiga fintech diatas kini menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Indonesia yang tidak bisa dipisahkan lagi, khususnya akibat perkembangan teknologi saat ini. Dengan hadirnya fintech-fintech tersebut, masyarakat Indonesia menjadi dipermudah dalam segala aspek, mulai dari urusan transportasi, belanja, dan banyak hal lainnya.

0 Comments