span 1 span 2 span 2

News

Giat Belajar Boleh, tapi Hati-hati Stres! Ini Bahaya Stres untuk Kesehatannmu
Oleh : Vitorio Mantalean
10 Maret 2020
Dibaca Normal 3 Menit

News Overview

Sudah mulai dekat-dekat musim ujian, nih. Apalagi, buat kamu yang sekarang duduk di bangku kelas 3 SMA. Tantangan ke depan lumayan berat, pastinya. Sederet ujian bakal menanti untuk kamu taklukkan.

Yang perlu kamu ingat baik-baik, jalani saja dengan santai. Jangan dibawa stress. Karena, stress rupanya berdampak buruk bagi kesehatan tubuh. Padahal, di musim ujian begini, pastinya kamu butuh tenaga prima dan energi ekstra buat membedah buku dan mengikuti pelajaran secara seksama.

Apalagi, ada hantu wabah virus corona, pula. Bukan bermaksud bikin paranoid, tapi virus ini memang bakal menyerangmu saat tubuhmu sakit. Virus-virus lainnya juga, sih.

Kamu tentu tak mau, kan, energimu tersedot habis gara-gara tubuhmu tidak sehat. Oleh karena itu, selain menjaga istirahat dan pola makan, kamu juga jangan terbawa stres, ya!

Apa saja sih, memang, penyakit yang dibawa oleh stres berlebih? Ini dia lima di antaranya, sebagaimana dilansir dari laman Mountelizabeth:


Gangguan Jantung
 

gangguan jantung
Sumber: cloudfront.net

Detak jantung kamu akan berdegup lebih kencang. Ini efek dari ketegangan konstan yang kamu alami saat stress, ketika tubuhmu melepas hormon kortisol dan adrenalin. Otot-otot pun jadi kaku. Napas bolak-balik hidung lebih cepat.

Nah, kalau kamu stress  berlebih, otot-otot jantungmu pun akan terpaksa berpacu lebih cepat setiap waktu. Ini tidak bagus untuk kelangsungan otot jantung sebab bisa menimbulkan radang otot sampai serangan jantung. Wah, wah.

Iritasi Usus
 

iritasi usus
Sumber: kanal73.com

Riset menunjukkan, 60 persen penderita sindrom iritasi usus besar adalah mereka yang setiap harinya sering diliputi oleh rasa cemas dan depresi serta stress. Soalnya, stress terbukti mengubah mikrobioma di dalam usus. Keseimbangan mikrobioma di dalam usus jadi terganggu, sehingga sistem kekebalan tubuh pun merosot. Padahal, keseimbangan mikrobioma dan kekebalan tubuh berperan penting menjaga fungsi usus.

Nah, kamu yang merasa stress akhir-akhir ini, jangan sungkan periksa ke dokter, ya, seandainya merasa kram, nyeri, kembung, dan diare atau sembelit belakangan ini. Itu bisa jadi tanda-tanda ususmu iritasi.

Sakit Kepala
 

sakit kepala
Sumber: hellosehat.com

Ini sih tak usah ditanya. Stres bakal membuat ketegangan otot-otot di sekitar kepala dan leher. Kadang-kadang, bahu pun ikutan pegal. Sudah sering kan merasakan sakit kepala, pening, kadang migrain saat kamu lagi di puncak masa stress?

Gula Darah Melonjak
 

gula darah naik
Sumber: hellosehat.com

Saat kamu stress, tubuhmu akan dengan otomatis merespons untuk mengalahkan rasa stress itu. Nah, tubuhmu biasanya melepaskan banyak glukosa yang notabene gula itu sebagai bentuk energi guna mengalahkan stress.

Masalahnya, stress akan menurunkan kadar insulin yang berperan memecah gula. Jadi, tak heran, jika kamu kebanyakan stress maka kandungan glukosa dalam garah bakal melonjak.

Alzheimer
 

Alzheimer
Sumber: idntimes.com

Ini sudah paling parah. Stres berkelanjutan bukannya membuat kamu makin jago menghafal dan mengingat pelajaran, melainkan membuat otakmu gagap. Kamu akan linglung dan cenderung pikun. Otakmu kehilangan kemampuan untuk fokus dan berkonsentrasi saking terlalu tegang.

Gejala ini pula yang dialami oleh penderita-penderita penyakit Alzheimer. Di sisi lain, kebanyakan stress juga bukannya tak mungkin memicu rasa frustrasi dan depresi. Keduanya juga merupakan faktor-faktor penting yang meningkatkan risiko kamu terkena Alzheimer.


Lumayan ngeri, ya, melihat dampak stress buat tubuhmu? Maka, selalu ingatlah cara tertawa dan terhibur di tengah hiruk-pikuk rutinitas yang bikin stress jelang musim ujian. Senjatamu menaklukkan ujian ialah otak, jangan sampai senjata itu tumpul gara-gara keseringan dipakai.

Rebahan, mungkin, salah satu cara paling ringkas buat mengistirahatkan isi tempurung kepalamu.

0 Comments