span 1 span 2 span 2

News

Fenomena Girl Group dan Boy Group Indonesia: Dulu Diminati Kini Menghilang
Oleh : Halimah Nusyirwan
18 Juni 2019
Dibaca Normal 3 Menit

News Overview

xo-ix
Sumber: nusaraya.co.id

Maraknya demam K-pop yang melanda tanah air sekitar tahun 2010 lalu memicu kemunculan tren boyband dan girlband Indonesia. Dengan mengikuti konsep dan musik K-pop, kemunculan tren baru tersebut sukses mengubah sejarah musik di Indonesia yang kala itu belum pernah didominasi oleh artis-artis dalam bentuk grup.

Sayangnya tren tersebut kini tak lagi diminati oleh masyarakat dan banyak dari para boyband dan girlband tersebut yang sudah bubar dan tak terdengar lagi kabarnya.


Kemunculan "Virus" Boyband dan Girlband Versi Indonesia
 

smash
Sumber: kapanlagi.com

Pada tahun 2010, kemunculan tren girlband dan boyband dengan cita rasa lokal berhasil memeriahkan industri musik tanah air dengan konsepnya yang terinspirasi oleh artis-artis K-pop. Tak tanggung-tanggung, banyak produser musik dan studio rekaman yang memanfaatkan fenomena tersebut sebagai peluang untuk membuat karya dan artis baru yang tentunya memiliki tampilan ala K-pop.

Banyak boyband dan girlband Indonesia yang meraih kesuksesan dan popularitas kala itu. Contohnya adalah SM*SH, HITZ, XO-IX, 7ICONS, Cherrybelle, Blink, dll., yang sempat meraih kesuksesan dan popularitas pada masanya.

Awal kemunculan SM*SH kala itu seakan menjadi gebrakan baru yang membuat banyak anak-anak muda Indonesia menyambut baik musik dan keberadaan grup ini. Ditambah dengan visual yang mumpuni serta disukai oleh anak-anak muda, khususnya perempuan, SM*SH menjadi kandidat boyband terkuat tanah air.

Baca juga: The Tielman Brothers: Figur Rock and Roll Berdarah Indonesia di Belanda

Kesuksesan SM*SH semakin berkembang ketika salah satu stasiun televisi Indonesia, Trans TV, membuat serial TV berjudul "Cinta Cenat Cenut" yang dibintangi oleh seluruh personil SM*SH dengan konsepnya yang terinspirasi oleh drama Korea. 7ICONS menyusul kesuksesan SM*SH dan menjadi salah satu girlband yang paling diminati dan dikenal oleh orang-orang dengan lagunya yang bertajuk “Playboy” serta serial TV yang berjudul “Go Go Girls”.

Keberhasilan boyband dan girlband Indonesia juga membuka peluang bagi masyarakat Indonesia yang ingin berkarier di industri musik Korea. Banyaknya kemunculan ajang audisi pencarian bakat, seperti Galaxy Superstar (2012) yang diadakan oleh Samsung dan Boy and Girl Band Indonesia, yang mencari pemuda dan pemudi tanah air untuk menjadi layaknya artis K-POP.

Tak Lagi Diminati dan Menghilang dari Pasar Musik
 

Blink
Sumber: akamaized.net

Meskipun popularitas K-pop saat ini semakin besar dan menjamur, namun hal tersebut rupanya tidak berlaku untuk boyband dan girlband versi Indonesia. Sayangnya demam boyband dan girlband Indonesia tersebut rupanya tidak bertahan lama. Boyband dan Girlband kini sudah menghilang dan kurang diminati oleh masyarakat Indonesia.

Hal ini dikarenakan oleh perubahan selera musik masyarakat Indonesia. Terkait ini sebenarnya juga sudah diprediksi oleh banyak orang bahwa fenomena boyband dan girlband Indonesia tidak akan bertahan lama. Kini, banyak dari boyband dan girlband tersebut yang tidak lagi terdengar beritanya dan bahkan banyak dari mereka yang sudah membubarkan diri dikarenakan peminatnya yang semakin berkurang setiap tahunnya.

Tak hanya itu, SM*SH kini bisa dibilang menjadi satu-satunya boyband Indonesia yang masih bertahan dan mereka baru saja mengeluarkan single terbaru mereka belum lama ini.


Secepat kemunculannya, fenomena girlband dan boyband Indonesia juga menghilang dengan jangka waktu yang cepat. Banyak dari artis-artis yang dulu tergabung dengan grupnya dulu, kini bersolo karier dengan profesi yang berbeda-beda pula..

Baca juga: Pamer Outfit Millennial

Meskipun dulunya boyband dan girlband sempat berjaya karena kemunculan K-pop, rupanya hal itu tidak bisa menjamin selera masyarakat akan tetap sama dan bertahan seperti dulu walaupun kini K-pop semakin diminati di berbagai belahan dunia.

0 Comments