span 1 span 2 span 2

News

Dampak Negatif dari Terlalu Banyak Meminum Kopi
Oleh : Aldrian Risjad
02 Agustus 2019
Dibaca Normal 3 Menit

News Overview

Latte
Sumber: static.independent.co.uk

Semakin hari budaya meminum kopi semakin menonjol di masyarakat Indonesia baik di wilayah pedesaan hingga urban. Meski keduanya memiliki budaya meminum kopi yang berbeda, kopi sama-sama menjadi minuman yang dipilih untuk menemani keseharian masyarakatnya.

Di daerah perkotaan, kopi identik dengan kafe dimana kopi yang disajikan biasanya berbasis pada espresso; ekstrak kopi yang dibuat dengan mesin dengan karakter rasa yang kuat. Varian kopi lainnya, seperti cappuccino, latte, dan flat white semuanya dibuat dengan cara menambahkan susu pada espresso.

Selain untuk menikmati kopi, kini kafe juga merupakan tempat yang multifungsi; mulai dari sekedar nongkrong hingga bekerja. Salah satu dampaknya, konsumsi kopi masyarakat pun kini meningkat beriringan dengan menguatnya asosiasi antara kopi dan baiknya suasana hati. Namun, di luar berbagai manfaat kopi, juga terdapat beberapa dampak negatif akibat terlalu banyak meminum kopi.


Rasa Cemas Berlebih
 

Anxiety
Sumber: huffingtonpost.com

Kandungan kafein dalam kopi memiliki kapabilitas untuk meningkatkan kesiagaan. Bahkan, efek kopi tersebut merupakan salah satu yang mendorong orang-orang meminum kopi; agar konsentrasinya meningkat dan produktif dalam bekerja. Dalam hal meningkatkan kesiagaan, kafein bekerja dengan menghalangi efek dari adenosin, yaitu senyawa kimia di otak yang membuat kita merasa lelah.

Baca juga: Sejarah dan Perkembangan Kopi di Dunia

Namun, jika mengonsumsinya secara berlebihan, kandungan kafein justru mengakibatkan kecemasan dan kegugupan akibat pelepasan adrenalin yang terlalu tinggi. American Psychiatric Association (APA) menyebut kondisi yang demikian sebagai caffeine-induced anxiety disorder dan merupakan salah satu dari empat sindrom yang disebabkan oleh konsumsi kafein.

Insomnia
 

Dampak lainnya yang sudah pasti terjadi jika terlalu banyak meminum kopi adalah dampak dari kesiagaan yang distimulasi oleh kafein: insomnia. Insomnia sendiri merupakan sebuah kondisi dimana seseorang mengalami kesulitan untuk tertidur. Penyebabnya ada bermacam-macam, namun jika terbiasa meminum kopi dalam jumlah yang banyak, maka kebiasaan tersebut bisa jadi mengakibatkan insomnia.
 

Umumnya, kafein dari kopi akan tetap tinggal di tubuh selama kurang lebih lima jam. Namun, jangka waktu tersebut akan bervariasi tergantung pada individu yang mengkonsumsinya; dari satu setengah jam hingga sembilan jam. Oleh karena itu, sebaiknya kita meminum kopi di pagi atau siang hari untuk menghindari terjadinya insomnia di malam hari.

Masalah Pencernaan
 

GERD
Sumber: fawcettmattress.com

Masalah pencernaan yang paling umum ditemui akibat minum kopi adalah Gastroesophageal Reflux Disease (GERD) atau asam lambung. Dalam hal ini, kopi yang bersifat asam dapat menyebabkan asam lambung di perut untuk naik hingga ke kerongkongan dan menimbulkan ketidaknyamanan. Lebih lagi, jika kopi diminum dalam keadaan perut kosong. Bagi individu yang sangat sensitif terhadap kafein, konsumsi kopi bahkan dapat menyebabkan diare.

Baca juga: Manfaat teh bagi Tubuh


Tentu saja, dampak-dampak tersebut bersifat kondisional. Artinya, tidak setiap individu akan memiliki efek yang sama setelah meminum kopi, baik efek negatif maupun positif. Intinya sih, segala sesuatu memang tidak baik jika berlebihan. Minum kopi secukupnya saja ya!

0 Comments