span 1 span 2 span 2

News

3 Jurusan yang Cocok Dengan Kepribadian Ekstrovert
Oleh : Vitorio Mantalean
04 Maret 2020
Dibaca Normal 2 Menit

News Overview

 

Ekstrovert
Sumber: 
cloudfront.net

Seorang ekstrovert kerapkali dianggap “tukang pesta”. Seperti anggapan-anggapan pada umumnya, anggapan bahwa ekstrovert suka berpesta juga ada benarnya, ada salahnya juga.

Secara naluriah, orang-orang ekstrovert memang tertarik pada interaksi sosial. Bagi mereka, berinteraksi dengan lebih dari 1 orang menjadi suatu sumber energi.

Dikutip dari Detik.com, orang-orang ekstrovert tidak suka lama-lama menyendiri. Seperti laron yang terus mencari cahaya, begitu pun orang-orang berkepribadian ekstrovert akan dengan sendirinya ingin mencari interaksi sosial.

Lebih lagi, dalam interaksi sosial itu, tak sedikit dari para ekstrovert yang suka menjadi menonjol atau bahkan menjadi pemimpin.

Otomatis, kepribadian ekstrovert yang seperti ini agak-agak kurang cocok jika ia harus dijebloskan ke dalam jurusan kuliah yang memaksanya lama-lama bergelut dengan diri sendiri. Mereka jauh lebih gembira seandainya jurusan kuliah mereka juga cocok dengan karakter dasar mereka yang suka berinteraksi.

Jadi, jurusan kuliah apa yang cocok buat kamu si ekstrovert?


Ilmu Komunikasi Massa
 

Komunikasi Massa
Sumber: 
blogspot.com

Jurusan ini jelas meminta kamu untuk mampu menyampaikan pesan sesuai tujuanmu kepada  lawan bicara. Pilihlah jurusan komunikasi massa, seperti penyiaran atau jurnalisme karena di sini kamu akan terlibat dengan banyak orang untuk memuluskan pekerjaanmu.

Seorang wartawan, misalnya, harus pandai-pandai berinteraksi dengan aneka trik agar bisa menggali keterangan dari narasumber yang tertutup.

Kamu juga bisa memilih jurusan public relations (PR/humas). Seorang humas wajib hukumnya untuk piawai membangun relasi dengan orang-orang lain sebanyak mungkin.

Marketing atau Pemasaran
 

Marketing
Sumber: 
noviasalcedo.es

Sebagai seorang calon pemasar, kamu bakal terlatih untuk melakukan berbagai macam cara negosiasi. Seorang marketer mestinya jago dan punya banyak siasat agar proyeknya gol. Hubungan yang dekat dengan klien adalah salah satu kunci agar tujuan itu bisa lekas tercapai.

Tentu saja, seterlatih apa pun seorang introvert, ia butuh waktu lebih banyak untuk belajar bernegosiasi dengan halus ketimbang seorang ekstrovert, yang memang dari sananya sudah pandai membangun hubungan.

Psikologi
 

Psikologi
Sumber: 
ceritamedan.com

Di sini, kamu bakal belajar dengan segudang jenis kepribadian dan karakter manusia yang berbeda-beda. Otomatis, kamu pun akan belajar bagaimana cara menghadapi masing-masing dari mereka.

Kebutuhan ini tentu saja memerlukan kemampuan tinggi untuk membangun relasi. Kamu diharapkan dapat “nyambung” dengan siapa pun orang yang kalian hadapi, dari yang pendiam luar biasa hingga bahkan yang tak bisa diam sama sekali.


Tentu saja, rekomendasi-rekomendasi barusan adalah perkiraan kasar dan umum. Kamu bisa saja tergolong introvert dan ekstrovert sekaligus, atau yang biasa dikenal sebagai ambivert. Lagipula, hampir tak ada manusia yang sepenuhnya introvert dan sebaliknya. Masing-masing pasti punya kecenderungan kepribadian introvert atau ekstrovert yang lebih mendominasi.

Yang lebih penting, segera cari tipe kepribadianmu!

0 Comments