span 1 span 2 span 2

Inspirasi

Ariska Putri Pertiwi: Dulu Tomboy, Kini Menang Kontes Kecantikan
Oleh : Ardito Ramadhan
30 April 2018

Highlight

Dari kecil saya sudah diajak nonton Putri Indonesia.

Ariska Putri Pertiwi
Seorang ratu kecantikan asal Indonesia yang sukses memenangkan ajang Miss Grand International.
Sumber: wowkeren.com

Ia merupakan sosok perempuan yang sangat ambisius. Sejak remaja, ia telah bertekad untuk memenangkan kontes kecantikan. Berulang kali mencoba dan berulang kali gagal, akhirnya ia berhasil meraih mimpinya itu. Ia merupakan orang Asia dan Indonesia pertama yang memenangkan ajang Miss Grand International. Simak kisah inspiratif Ariska Putri Pertiwi bersama Kinibisa!



"Di dalam hati saya, saya yakin pasti menang. Ini mimpi yang saya miliki, mimpi terbesar saya untuk membawa nama Indonesia. Saya sudah berada di mimpi saya dan saya harus berjuang untuk itu."

Pantang Menyerah Sejak Kecil
 

Dikenal perempuan yang tomboy
Saat masih kecil Ariska dikenal perempuan yang tomboy.
Sumber:
cdn2.tstatic.net

Ariska Putri Pertiwi lahir di Lhokseumawe, Aceh, pada 13 Januari 1995. Ketika masih kecil, anak pertama dari dua bersaudara ini dikenal sebagai perempuan yang tomboy. “Waktu kecil itu saya tomboy. Rambutnya bob, pakai sepatu boot, dan suka naik pohon,” kata Ariska dalam program SarahSechan.[1]Ariska menuturkan dirinya mulai tampil feminim ketika duduk di bangku SMA karena saat itu ia mulai menekuni profesi sebagai model.

Keikutsertaan Ariska dalam dunia modeling juga tak disengaja. Ketika masih kecil, ia mempunyai kelainan dalam berjalan atau biasa disebut mereng. Oleh karena itu, ibunya mengirim Ariska untuk mengikuti beberapa tempat untuk latihan berjalan. “Di situ ada desainer yang melihat ‘wah cewek ini oke juga,’ dari situ mulai terjun dan ternyata suka,” kata Ariska.

Tak berhenti di dunia modeling, Ariska remaja juga berniat untuk mengikuti berbagai kontes kecantikan. Keinginan ini agaknya tak lepas dari peran sang ibu yang suka mengajak  Ariska menonton tayangan kontes-kontes kecantikan. “Dari kecil saya sudah diajak nonton Putri Indonesia,” katanya kepada Tempo.[2]

Ketika berusia 14 tahun, Ariska sudah memenangi  beberapa kontes kecantikan, yaitu Citra Putri Indonesia 2009, Putri Tenun 2009, dan Gadis Sampul 2009. Gelar tersebut agaknya membuka pintu Ariska untuk mengikuti kontes-kontes lainnya dan menjadi duta-duta daerah.

Seiring waktu berjalan, Ariska agaknya menikmati pengalamannya dalam mengikuti berbagai kontes kecantikan. Hal ini membuatnya bertekad untuk memenangkan ajang kecantikan yang paling bergengsi di Indonesia yaitu Puteri Indonesia. Namun, Ariska menuturkan perjuangannya untuk memperoleh mahkota Puteri Indonesia bukanlah perjalanan yang mudah.

Ia memulai perjuangannya pada 2014, saat itu ia mengikuti ajang Puteri Indonesia Sumatera Utara 2014 yang berujung pada kegagalan. Ariska hanya menempati posisi kedua dan tak bisa melenggang ke babak nasional. Namun, Ariska rupanya tak mau menyerah. Setahun kemudian, ia mengikuti ajang yang sama dan berhasil meraih gelar juara. Ia pun terbang ke Jakarta untuk mengikuti karantina Puteri Indonesia 2016.

Kerja keras dan semangat pantang menyerah yang dimiliki Ariska memperoleh pujian dari Elvira Devinamira, Puteri Indonesia 2014. “Saya melihat Ika ini orangnya dedikasinya tinggi sekali. Kalau mau A, ya A, gimana caranya. Mau orang bilang dia ambisius itu enggak apa-apa karena hidup itu memang perlu punya ambisi,” kata Elvira kepada Rappler.[3]

Sikap ambisius tersebut kembali muncul ketika Ariska memasang t saat mengikuti Puteri Indonesia 2016. Saat itu, ia menargetkan gelar juara kontes kecantikan tahunan itu. “Siapa sih yang gak mau jadi seorang puteri? Pasti semua finalis mau menjadi Puteri Indonesia “, kata Ariska dikutip dari Rappler[4] Sayangnya, Ariska hanya menempati posisi ketiga dalam ajang yang digelar Yayasan Puteri Indonesia itu.

Juara Miss Grand International
 

juara
Ariska Putri Pertiwi yang mewakili Indonesia sukses memenangkan ajang kecantikan Miss Grand Internasional 2016.
Sumber:
metrotvnews.com

Meskipun gagal meraih mahkota Puteri Indonesia, Ariska justru ditunjuk untuk mewakili Indonesia dalam ajang Miss Grand International 2016. “Tuhan punya jalannya sendiri,” kata Ariska. Mengikuit kontes kecantikan internasional rupanya tak membuat ia kehilangan percaya diri. Ia justru yakin bahwa ia dapat menjadi orang Indonesia pertama yang memenangkan kontes tersebut. “Saya siap untuk membawa crown pertama untuk Indonesia, dan itu terjadi,” katanya.

Perjuangan Ariska dalam mengikuti Miss Grand International 2016 pun tidak mudah, ia mengatakan ada banyak gangguan non teknis selama keikutsertaannya dalam ajang yang digelar di Las Vegas, Amerika Serikat, itu. “Pada saat saya hendak berangkat banyak sekali hal-hal yang tidak diinginkan. Ya Tuhan, ini cobaan apa, kenapa seperti ini?” kata Ariska.

Ariska mengakui hambatan-hambatan itu sempat membuat dirinya tak bersemangat. “Begitu saya sampai saya nangis, saya nangis senangis-nangisnya, enggak tahu kenapa. Mungkin karena saya merasa, kok, hanya untuk berangkat saja cobaannya segini banyaknya,” katanya. Namun, semangat itu kembali muncul ketika ia mengikuti karantina bersama puluhan kontestan lain dari seluruh dunia.

“Di dalam hati saya, saya yakin pasti menang. Ini mimpi yang saya miliki, mimpi terbesar saya untuk membawa nama Indonesia. Saya sudah berada di mimpi saya dan saya harus berjuang untuk itu,” kata Ariska. Meskipun begitu, Ariska mengaku sulit untuk memprediksi perwakilan negara apa yang akan keluar menjadi pemenang.

“Semua cantik-cantik dan semua berkompeten sekali. Tidak bisa ditebak siapa pemenangnya, kita sama sekali tidak tahu,” kata Ariska. Kualitas yang dimiliki oleh peserta lainnya pun sempat membuat Ariska merasa tertekan. “Setelah di-interview benar-benar down, benar-benar diam seharian,” katanya. Perasaan tertekan itu hilang dalam sekejap ketika Ariska diumumkan memenangkan best national costume dan lolos ke babak selanjutnya. “Saat itu baru saya senyum dan tertawa lagi,” kata Ariska.

Seiring waktu berjalan, Ariska pun lolos ke babak final dan mesti bersaing dengan perwakilan dari Filipina, Thailand, Puerto Riko, dan Amerika Serikat. Harapan Ariska saat meninggalkan Tanah Air pun terkabul, ia terpilih sebagai Miss Grand Internasional 2016 menyisihkan puluhan kontestan lainnya. Hal ini membuat Ariska menjadi orang Indonesia dan Asia pertama yang meraih gelar tersebut.

Ariska mengaku sangat terkejut saat namanya diumumkan sebagai pemenang. Bahkan, saat kepalanya dipasangkan mahkota Miss Grand International ia masih menunjukkan ekspresi tidak percaya. “Crown sudah di kepala, saya masih mikir ‘Ini beneran?’,” katanya. “Benar-benar engga percaya, rasanya dunia seperti berhenti sekejap,” kata Ariska menambahkan.

Dengan gelar Miss Grand International tersebut, Ariska tentu merasa segala kerja kerasnya selama ini terbayar dengan lunas. “Ternyata mimpi itu jadi nyata. Tiga tahun perjuanganku selama ini, pontang-panting, jatuh-bangun, luka-sembuh, terbayarkan dengan crown ini,” kata mahasiswi Fakultas Kedokteran Universitas Islam Sumatera Utara ini.

Ketika ditanya mengenai kunci kemenangannya, Ariska menjawab bahwa konsistensi adalah faktor terbesar yang membuatnya terpilih. “Saya tanya ke senior saya dan mereka bilang saya konsisten. Hampir sebulan saya menunjukan konsistensi dari hari pertama sampai crowning. Ketika kita terjun di dunia pageant internasional, yang paling penting itu konsistensi,” kata Ariska.

Membawa Misi Perdamaian
 

membawa misi perdamaian
Sebagai pemenang Miss Grand International, Ariska mempunyai tanggung jawab menyerukan perdamaian di seluruh dunia.
Sumber: kabarmedan.com

Terpilih menjadi Miss Grand International, tak berarti kehidupan Ariska bergelimang kemewahan. Sebagai Miss Grand International, ia justru mempunyai tanggung-jawab untuk menyerukan perdamaian di seluruh dunia. Setiap pemenang Miss Grand International memang ditugaskan sebagai duta misi perdamaian dunia.

Dengan tanggung-jawab tersebut, Ariska pun berkunjung ke beberapa negara yang sedang berkonflik. Namun, bukan berarti Ariska terjun langsung ke medan perang. ”Saya bukan terjun ke perang langsung. Tapi sebagai penyampai pesan-pesan perdamaian. Dengan begitu saya berharap tak ada lagi peperangan di bumi ini. Karena perang menyebabkan luka fisik dan hati mereka,” kata Ariska dikutip dari Tabloid Nyata.[5]

baca juga: kisah inspiratif Tities Sapoetra

Ariska menuturkan tujuannya mendatangi negara konflik adalah untuk menemui para korban perang.  “Banyak yang hilang ketika perang terjadi. Bisa kehilangan orangtua, anak, sekolah, tempat tinggal, dan mimpi-mimpi mereka. Jadi, di sana, Ika dan tim dari Miss Grand Organization akan terjun langsung mengembalikan semangat mereka dalam menjalani kehidupan karena masih ada mimpi yang bisa digapai,” katanya kepada Media Indonesia.[6]

Di samping kesibukannya sebagai duta perdamaian, rupanya Ariska tetap mampu membanggakan nama Indonesia dalam sebuah ajang kecantikan bernama Miss Grand Slam 2017. Pada September 2017, Ariska berhasil menjuarai ajang yang mempertemukan para pemenang dari lima kontes kecantikan terbesar di dunia, yaitu Miss Universe, Miss World, Miss Grand International, Miss International, dan Miss Supranational.

Ariska Putri Pertiwi agaknya bisa menjadi contoh lain bahwa sifat kerja keras dan pantang menyerah akan selalu berbuah manis. Apabila Ariska menyerah ketika tak meraih juara, tentu ia tak mungkin menjadi orang Indonesia pertama yang memenangkan kontes kecantikan internasional. Simak kisah inspiratif tokoh-tokoh lainnya bersama Kinibisa!


[1] http://zulu.id/video/18-18-2333/sarah-sechan-season-1/ariska-putri-pertiwi-tomboi-saat-kecil
[2] https://cantik.tempo.co/read/832639/dua-mimpi-ariska-putri-pertiwi-yang-menjadi-satu
[3] https://www.rappler.com/indonesia/gaya-hidup/153151-kisah-perjuangan-ariska-putri-pertiwi-miss-grand-international-2016
[4] https://www.youtube.com/watch?time_continue=5&v=Ndzuqqup91c
[5] http://tabloidnyata.com/hi1116-misi-mulia-ariska-putri-pertiwi/
[6] http://mediaindonesia.com/news/read/78590/ariska-putri-bawa-misi-perdamaian-dunia/2016-11-22