span 1 span 2 span 2

Inspirasi

Reza Oktovian: Berbagai Pekerjaan Dijalani, Kini Sukses dengan Youtube
Oleh : Ardito Ramadhan
08 Mei 2018

Highlight

Walau gua culun dan lemah, tapi gua pintar. IQ gua 140 dan gua selalu ranking tiga besar.

reza oktovian
Reza Oktovian adalah seorang Youtuber sukses dengan yang jumlah subscriber-nya telah mencapai angka jutaan orang.
Sumber: cloudfront.net

Jika berbicara soal Youtuber Indonesia, agaknya sulit untuk tidak menyebut nama Reza ‘Arap’ Oktovian. Youtuber yang gemar bermain video game ini adalah salah satu dedengkot Youtube Indonesia dengan 1,5 juta subscriber. Di balik itu, kehidupan masa lalu Reza dapat dikatakan jauh dari baik-baik saja, bahkan sejak dari lahir. Simak kisah inspiratif Reza Oktovian bersama Kinibisa!



"Gua suka banget main game, tiap pulang sekolah pasti pulang ke rumah buat main game."

Lahir Prematur dan Sempat Mati Suri
 

Reza Oktovian lahir di Jakarta pada 15 Oktober 1990. Kelahiran Reza pada Oktober 1990 sebenarnya dianggap prematur. Sebab, saat itu kandungan sang ibu baru berjalan selama tujuh bulan. Akibatnya, berat badan Reza saat lahir hanya seberat 0,8 kilogram dan tubuhnya hanya sebesar botol air mineral. Selain itu, kelahiran prematur Reza menyebabkan dirinya mengidap penyakit jantung.

Kedua orang tua Reza berpisah tak lama setelah Reza lahir. Pasca perceraian kedua orangtuanya, Reza tinggal bersama ibunya yang berprofesi sebagai guru. Saat masih balita, Reza selalu dibawa ibunya ke sekolah tempatnya mengajar.

Penyakit jantung yang diidap Reza sejak lahir rupanya mempengaruhi aktivitas Reza saat memasuki usia anak-anak. Tak seperti anak-anak lainnya yang dapat berlarian ke sana kemari, Reza tidak bisa melakukannya karena ia selalu muntah-muntah apabila kelelahan. “Gua tuh lemah banget, lari sedikit muntah, ketawa sedikit muntah. Pokoknya gua lemah banget,” kata Reza dalam video Draw My Life-nya.[1]

transformasi reza
Transformasi Reza ketika kecil dan saat ini.
Sumber: cdninstagram.com

Akibat ia tak dapat beraktivitas di luar rumah, Reza kecil akhirnya menghabiskan waktu dengan bermain video game. “Gua suka banget main game, tiap pulang sekolah pasti pulang ke rumah buat main game,” kata Reza. Hobi Reza dalam bermain game rupanya didukung oleh ibunya. “Nyokap gua selalu beliin konsol-konsol game, apapun dia akan selalu beliin buat gua,” katanya. 

Reza mengatakan ibunya juga tidak pernah melarangnya bermain main game walau Reza mempunyai banyak PR atau sedang ujian. “Karena dia tahu ketika gua sudah bosan, gua akan belajar,” kata Reza. Selain suka bermain game, Reza mengakui dirinya saat kecil adalah anak yang penyendiri dan culun. “Gua dulu anaknya culun banget. Bener-bener nerd yang anak rumahan banget,” kata Reza.

Di balik sifatnya yang culun  dan hobinya bermain game, siapa yang menyangka bahwa Reza kecil adalah seorang anak yang berprestasi. “Walau gua culun dan lemah, tapi gua pintar. IQ gua 140 dan gua  selalu ranking tiga besar,” katanya.

Ketika berusia sembilan tahun, ada sebuah peristiwa yang agaknya tak bisa dilupakan oleh Reza yaitu mengalami mati suri. Awalnya, Reza mendapat gejala-gejala penyakit seperti flu dan demam. Namun, ketika ia diperiksa oleh dokter, penyakit yang dialami Reza jauh lebih serius. “Ternyata gua mendapat komplikasi dari empat penyakit di waktu bersamaan, yaitu jantung gua kumat, lambung gua robek, tekanan darah rendah, dan demam berdarah,” kata Reza menjelaskan.

Dokter pun melakukan segala cara untuk menyelamatkan Reza, seperti menggunakan alat kejut listrik dan berbagai suntikan. Namun, nyawa Reza tak tertolong. “Dokter sudah memvonis gua meninggal. Seluruh badan gua sudah ditutup selimut. Nyokap gua yang tegar dalam segala situasi, saat itu tak bisa menahan tangis. Dua belas jam berlalu, tubuh kecil gua yang dingin dan kaku sudah dibawa ke kamar mayat,” kata Reza.  

Ketika ibunya memeluk dan menangis di tubuh Reza, ia mendengar suara Reza yang berkata ‘Ma.. mama jangan nangis, kalau mama sedih nanti Caca ikut sedih’. Awalnya sang ibu merasa suara tersebut adalah halusinasinya. Namun, suara itu ternyata berasal dari mulut Reza yang tersembunyi di balik selimut. Ya, rupanya Reza belum meninggalkan dunia.

Kaget dengan apa yang ia lihat, ibu Reza pun memanggil sang dokter untuk memeriksa kondisi anaknya. Bak sebuah keajaiban, semua penyakit yang diderita Reza lenyap seketika. “ Dia benar-benar shock karena tiba-tiba jantung gua sembuh, lambung gua normal, tekanan darah normal, dan demam berdarah sembuh,” katanya.

Youtube: Penyelamat Hidup Reza
 

youtuber ternama
Reza merupakan salah satu Youtuber Indonesia yang paling ternama.
Sumber: ytimg.com

Seiring waktu berjalan, Reza dan ibunya mesti berpisah pasca kelulusan Reza dari bangku SMA. Sebab, ibunya ingin pindah ke luar kota sementara Reza memilih bertahan di ibukota. Hidup terpisah dengan orangtuanya, Reza pun mesti memutar otak untuk mampu bertahan hidup di salah satu kota terbesar se-Asia ini.

Berbagai pekerjaan ia lakoni untuk bertahan hidup. Mulai dari tukang ojek, berjualan kosmetik door-to-door, hingga menjadi kasir warnet. Ketika berprofesi menjadi kasir warnet inilah Reza bertemu Edho Zell, seorang Youtuber yang mengajak Reza untuk belajar menjadi MC. Melalui Edho Zell pula Reza mengenal dunia Youtube. “Edho ngajakin gua untuk bikin-bikin video yang nanti di-upload ke Youtube,” kata Reza.

Dalam perjalanannya, Reza pun bertemu dengan Dennis Adhiswara, seorang pegiat film yang juga CEO Layaria. Layaria adalah sebuah multi channel network yang berbasis video online. Suatu ketika, Dennis memperlihatkan video-video Youtuber gaming dari luar negeri seperti PewDiePie, Markiplier, dan Cinnamontoastken.

“Dia kasih tahu kalau ada di luar negeri yang bikin video orang main game.Gua amazed, kok bisa ya ternyata? Akhirnya gua cari cara sendiri dan gua bikin videonya,” kata Reza dalam acara Hitam Putih[2]. Sosok-sosok gaming Youtuber itu rupanya menginspirasi Reza. Ia mengikuti para channel para Youtuber tersebut dan membuat video di mana ia bermain game sambil menunjukkan ekspresi ala PewDiePie.

Pada saat itu, Reza belum menjadikan Youtube sebagai kegiatan prioritas dalam kesehariannya. Sebab, ia masih mempunyai kesibukan sebagai event organizer dan sering menjadi MC dalam beberapa acara yang berlangung pada akhir pekan. Meski begitu, Reza tetap aktif memproduksi video pada malam hari ketika tidak memiliki kesibukkan.

Channel Youtube milik Reza yang dibentuk pada 2013 rupanya mendapat atensi penonton. Jumlah subscribers dan viewers Reza pelan-pelan meningkat. Pada 2014, Reza tercatat telah memperoleh lebih dari 10,000 subscribers. Pada tahun yang sama, Reza juga tampil di video Youtube Rewind, sebuah video yang menampilkan Youtuber-youtuber kondang di Indonesia.

Sepertinya, kemunculan Reza dalam video tersebut semakin melambungkan namanya. Pada 2016, ia dianugerahi penghargaan Most Popular Channel in Indonesia. Prestasi ini agaknya semakin mempertegas posisi Reza sebagai salah satu Youtuber papan atas Indonesia.

Sulit rasanya apabila tidak menyebut Reza sebagai salah satu Youtuber papan atas Indonesia. Saat ini, Reza telah mempunyai sebanyak lebih dari 1,5 juta subscribers. Angka ini menempatkannya duduk pada posisi keempat dalam daftar channel Youtube dengan jumlah subscribers terbanyak di Indonesia. Sementara, situs SocialBlade memperkirakan Reza dapat memperoleh uang hingga 500 juta Rupiah per bulannya dari channel Youtube miliknya.

Susah-Payah Reza Mengembangkan Youtube
 

tidak mudah membangun channel youtube
Reza mengatakan tidak mudah dalam membangun channel Youtubenya.
Sumber: ytimg.com

Kesuksesan Reza membangun channel Youtube miliknya tak semudah membalikkan telapak tangan. Reza mengisahkan selalu ada suka-duka dalam perjalanannya sebagai Youtuber. Reza mengatakan dirinya sempat mengalami dilema ketika ia harus membuat video yang disukai oleh para subscriber. Padahal dirinya belum tentu menyukai konten-konten seperti itu.

“Ini channel saya, tapi kenapa mereka tidak suka dengan yang saya mainkan atau yang saya suka? Mengapa saya harus tunduk dan mengikuti keinginan mereka agar menyukai saya,” kata Reza kepada Hitsss[3] Sebagai Youtuber, Reza memang tak bisa menyenangkan semua orang. Akhirnya, ia selalu membuat video dengan konten yang ia sukai.

Selain itu, pengalaman tidak mengenakkan lainnya yang dialami Reza sebagai Youtuber adalah berkurangnya privasi. “Dukanya, gua gak punya privasi sama sekali. Gua gak bisa datang ke acara yang gua suka karena harus foto sana-sini,” kata Reza dalam sebuah video.[4] Untuk itu, Reza berharap agar orang-orang dapat menghormati privasi orang-orang yang mereka idolai.

Meski begitu, Reza mengakui bahwa para fansnya adalah orang-orang yang telah mengubah hidupnya. “They’ve saved my life. Hidup gua berubah karena Youtube. Dulu ngekos Cuma 300,000, kosan abang bajaj. Dan sekarang gua bisa di sini,” katanya.

Di samping itu, Reza mengatakan tidak sulit baginya untuk memulai konten gaming di channel miliknya. Menurutnya, kesulitan produksi sebuah video gaming hanya berasal dari segi ketersediaan alat-alat produksi. “Kalau sudah ke-set semua dari awal, sudah ada kamera, sudah ada aplikasi recording-nya, tinggal record saja sebenarnya,” kata Reza.

Sementara itu, kesulitan terbesar yang dialami Reza dalam membuat video adalah mengalahkan egonya sendiri. “Gua kadang suka berperang dengan diri sendiri. Misalnya gua tahu editing gua itu lucu banget, tapi di satu sisi ini jadi boomerang buat gua dan gua harus mengalahkan ego gua,” kata Reza.

Peribahasa ‘Berakit-rakit ke hulu, berenang-renang ke tepian. Bersakit-sakit dahulu, bersenang-senang kemudian’ agaknya sesuai dengan kisah perjalanan hidup Reza. Berawal dari seorang kasir warnet, kini ia telah memperoleh ratusan juta tiap bulannya. Penasaran dengan kisah inspiratif dari tokoh-tokoh lainnya? Mari bergabung dengan Kinibisa untuk mewujudkan #GenerasiKompeten!


[1] https://www.youtube.com/watch?v=RkeQCEeL4v8
[2] https://www.youtube.com/watch?v=JIwluyh_JPM&t=849s
[3] https://www.hitsss.com/kisah-youtuber-gamer-reza-arap-oktovian-sukses-bermula-dari-hobi/2/
[4] https://www.famous.id/video/personality/reza-oktovian-berbagi-cerita-pengalamannya-menjadi-konten-kreator-161228k.html