span 1 span 2 span 2

Teaching Skills

Etika Profesi Guru
Oleh: Doni Rahman
Dibaca Normal: 3 menit

etika profesi guruSumber: kean.edu

Etika profesi guru merupakan sesuatu yang harus ditaati oleh para guru yang tergabung dalam Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI). Tujuan dari diciptakannya etika profesi guru ini adalah untuk menjunjung tinggi martabat profesi guru tersebut, menjaga dan memelihara kesejahteraan para anggotanya, meningkatkan pengabdian para anggota, dan meningkatkan mutu profesi dan organisasi. Sedangkan, fungsi dari kode etik ini sendiri adalah pedoman tingkah laku dan landasan moral dalam menjalankan profesinya.

1. Guru berbakti menjunjung peserta didik untuk membentuk manusia Indonesia seutuhnya yang berjiwa pancasila
Guru berbakti menjunjung peserta didik untuk membentuk manusia Indonesia seutuhnya yang berjiwa pancasila
Sumber: smkn1malang.sch.id

Sejatinya, guru bekerja untuk mendidik murid-muridnya untuk mendapatkan ilmu baru yang berguna bagi kehidupannya. Dalam hal ini, salah satu misi penting dari guru adalah membentuk murid-muridnya bisa mengerti dan mengamalkan pancasila dan menerapkannya pada kehidupannya sehari-hari. Tidak hanya sekedar menghapal, kegiatan pembelajaran pancasila ini bisa lewat mata pelajaran yang ada di kurikulum yang tersedia.

2. Guru memiliki dan melaksanakan kejujuran profesional
guru memiliki dan melaksanakan kejujuran profesional
Sumber: blogspot.com

Dalam melaksanakan tugasnya, guru harus mengutamakan asas kejujuran dan profesional dalam melakukan kegiatan belajar mengajar. Guru tidak boleh mengutamakan seorangpun murid hanya karena murid tersebut mempunyai hubungan terhadap guru tersebut. selain itu, guru juga jujur terhadap apa yang dia ajarkan kepada murid-muridnya. Jangan sampai seorang guru mengajarkan hal-hal yang berbau kebohongan atau mengajari berbohong hanya untuk kepentingan guru tersebut.

baca juga: Cara Mengkombinasikan Metode Belajar

3. Guru berusaha memperoleh informasi tentang peserta didik sebagai bahan melakukan bimbingan dan penyuluhan
Guru berusaha memperoleh informasi tentang peserta didik sebagai bahan melakukan bimbingan dan penyuluhan

Sumber: amazonaws.com

Setiap murid mempunyai latar belakang dan kemampuan yang berbeda-beda. Ada yang memang sangat bersemangat untuk belajar, ada yang pada awalnya belum mempunyai gairah yang besar untuk belajar, dan lainnya. Maka dari itu, guru harus peka dan bisa mengetahui karakteristik tiap murid dan memperlakukannya sesuai dengan informasi yang ia dapatkan.

4. Guru menciptakan suasana sekolah sebaik-baiknya yang menunjang berhasilnya proses belajar mengajar
Guru menciptakan suasana sekolah sebaik-baiknya yang menunjang berhasilnya proses belajar mengajar
Sumber: squarespace.com

Setiap manusia tentunya memiliki titik bosan, khususnya jika murid-murid sekolah yang masih berjiwa muda. Pastilah dibutuhkan variasi-variasi tertentu yang bisa menjaga semangat belajar anak murid untuk terus belajar. baik itu mengadakan studytour, belajar di luar kelas, atau menonton film yang terkait dengan pelajaran tertentu.

5. Guru memelihara hubungan seprofesi, semangat kekeluargaan, dan kesetiakawanan sosial
Guru memelihara hubungan seprofesi, semangat kekeluargaan, dan kesetiakawanan sosial
Sumber: blogspot.com

Selain terhadap murid, guru tentu harus memelihara hubungan baik sesama guru. Hal itu dilakukan untuk memungkinkan tiap-tiap guru berhubungan dan saling berbagi kelebihan dan kekurangan teknik mengajar yang masing-masing dari mereka terapkan. Dengan ini, ilmu mengajar pun akan semakin meluas dan bisa meningkatkan kemampuan mengajar ke tingkat yang lebih lanjut.

baca juga: Profesi Guru


Penting bagi kita dan guru untuk mengetahui etika profesi guru. Hal dimaksudkan agar apa yang dikerjakan oleh guru tidak menyimpang dari koridor etika yang ditentukan. Kita sebagai pelajar juga bisa memperhatikan jika ada sesuatu yang salah dalam penerapan etika profesi tersebut. lebih baik lagi jika kita selalu menghormati guru dan menghargai apa yang sudah guru lakukan untukmu.


Sumber Referensi

Rosidah. “Kode Etik Proefsi Keguruan”. Dikutip dari http://staffnew.uny.ac.id/upload/131844875/pendidikan/ETIKA%2BPROFESI%2BKEGURUAN%2Bbaru.ppt&prev=search. Diakses pada tanggal 31 Mei 2017.


0 Comments