span 1 span 2 span 2

Research

Operasionalisasi Konsep Penelitian
Oleh: Doni Rahman
Dibaca Normal: 2 menit

Operasionalisasi konsep penelitianSumber: i0.wp.com

Bagi kalian yang sedang melakukan penelitian dengan cara kuantitatif, tentu harus memahami tentang operasionalisasi konsep. Operasionalisasi konsep adalah cara untuk mendefinisikan sebuah konsep agar bisa diukur. berikut hal-hal yang harus kita ketahui saat melakukan operasionalisasi konsep. Kita akan menggunakan contoh judul penelitian “Pengaruh Penggunaan Media Sosial Terhadap Komunikasi Tatap Muka di Kalangan Universitas X”.

Variabel yang diteliti
 

Variabel yang diteliti
Sumber: media.proprofs.com

  • Variabel Dependen
    Variabel terikat adalah variabel yang dipengaruhi karena adanya variabel bebas. Misalkan, pada penelitian berjudul “Pengaruh Penggunaan Media Sosial Terhadap Komunikasi Tatap Muka di Kalangan Universitas X”, variabel terikatnya adalah komunikasi tatap muka, karena Komunikasi Tatap Muka yang diteliti pada penelitian ini dipengaruhi atau terikat dengan variabel sebelumnya, yakni penggunaan media sosial.
  • Variabel Independen
    Variabel independen atau variabel bebas adalah variabel yang mempengaruhi, yang menyebabkan timbulnya atau berubahnya variabel terikat. Pada penelitian berjudul “Pengaruh Penggunaan Media Sosial Terhadap Komunikasi Tatap Muka di Kalangan Universitas X”, variabel bebasnya adalah penggunaan media sosial. Mengapa? Karena variabel ini mempengaruhi komunikasi tatap muka yang ingin diteliti.
Komponen rancangan operasionalisasi konsep
 

Komponen rancangan operasionalisasi konsep
Sumber: fraserinstitute.org

  • Variabel
    Dikolom ini, harus dituliskan variabel yang ingin dijabarkan. Variabel adalah awal dari penjabaran operasionalisasi konsep yang dilakukan. Pada contoh judul penelitian diatas, diambil satu variabel, yakni “Penggunaan Media Sosial”.
  • Dimensi
    Pada bagian ini, kamu harus menjabarkan dimensi apa saja yang mempengaruhi variabel yang tengah kita teliti. Pada variabel “Penggunaan Media Sosial”, dimensi yang ada dan bisa dibuat pertanyaannya untuk diteliti adalah “Kebutuhan Kognitif”, “Kebutuhan Afektif”, “Kebutuhan Integrasi Personal”, “ Kebutuhan Integrasi Sosial”, dan “Kebutuhan Kebebasan Tekanan”.
  • Konsep yang digunakan
    Pada kolom ini, kamu isi dengan konsep yang kamu gunakan untuk menjadi dasar penelitian kamu terhadap variabel ini. pada judul penelitian diatas, digunakan teori “Uses and Gratification Theory” karena teori tersebut merupakan teori yang paling cocok dalam menjelaskan fenomena variabel yang dibahas.
  • Indikator
    Kamu harus menjelaskan indikator yang menandakan terpenuhinya kebutuhan salah satu dimensi. Misalkan untuk dimensi “Kebutuhan Afektif” pada “Penggunaan Media Sosial”, indikator pemenuhannya adalah “Mendapatkan tanda Like”, “Mendapatkan Komentar”, dan “Mendapatkan Follower baru”.
  • Satuan Ukuran
    Satuan ukuran adalah hal yang bisa didapatkan dari Indikator yang sudah dijabarkan. Misalkan pada indikator “mendapatkan komentar”, dijabarkan lagi satuan ukurannya seperti “mendapatkan komentar positif”, “mendapatkan komentar negatif”, dan sebagainya. Intinya, satuan ukuran mengerucutkan indikator ke satuan terkecil yang tidak bisa diturunkan lagi.
  • Tingkat Pengukuran
    Disini, dituliskan tingkat pengukuran apakah yang tepat untuk mengukur satuan ukuran yang diteliti. Ada 4 tingkat pengukuran, yakni Nominal, Ordinal, Rasio, dan Interval. Pada contoh judul diatas, dipilih tingkat pengukuran “Ordinal”.

Baca juga: Mengenal Riset Terapan (Applied Research)


Bagaimana? Tidak sulit bukan? Jika kamu sudah mengerti dasar dari operasionalisasi konsep ini, tentu penelitianmu tidak akan sulit untuk diselesaikan. Semoga berhasil!


Sumber Referensi

Sekaran, Uma. (2003). Research Methods for Business: A Skill-building Approach, 4th ed. John Wiley & Sons, Inc.
Emzir. (2012). Metodologi Penelitian Pendidikan. Jakarta: PT Raja Grafindo.


0 Comments