span 1 span 2 span 2

Research

4 Prinsip Dasar yang Perlu Diperhatikan dalam Melakukan Observasi
Oleh: Ammar Kanz
Dibaca Normal: 4 menit

Prinsip dasar yang perlu diperhatikan dalam melakukan observasiSumber: static.mfah.com

Dalam pengumpulan data penelitian melalui observasi, peneliti mengandalkan kemampuannya dalam mengamati situasi dan subjek yang diteliti. Peneliti tidak memperoleh datanya dengan cara mengajukan pertanyaan pada subjek penelitian melalui media apa pun. Oleh karena itu, data hasil observasi yang didapat akan sangat tergantung pada kondisi, serta sikap peneliti yang melakukannya. Untuk mendapatkan data yang memadai, baik, serta andal dari hasil observasi, terdapat prinsip-prinsip yang harus diperhatikan. Tentu saja kamu tidak ingin observasi yang kamu lakukan menjadi sia-sia karena tidak memenuhi prinsip observasi yang baik, bukan? Nasution dalam buku “Metode Research” menjabarkan prinsip-prinsip observasi yang dimaksud tersebut, yaitu sebagai berikut:

1. Observasi harus dilakukan secara cermat, jujur, objektif, serta terfokus
 

Observasi harus dilakukan secara cermat, jujur, objektif, serta terfokus
Sumber: i2.wp.com

Data yang diperoleh harus bebas dari bias. Sekaran dan Bougie dalam buku “Research Methods for Business: A Skill Building Approach (5th ed.)” menjabarkan bahwa bias yang dapat terjadi dalam observasi, antara lain kesalahan pencatatan, kesalahan interpretasi, maupun hilangnya informasi penting karena peneliti melupakan detail tertentu. Untuk menghindari terjadinya bias, peneliti harus cermat serta sepenuhnya terfokus pada observasi yang dilakukan. Hasil observasi juga harus dapat menggambarkan kondisi lapangan yang sebenarnya, tanpa bercampur dengan keinginan atau opini pribadi peneliti. Oleh karenanya, observasi harus dilakukan secara jujur dan objektif.

2. Semakin banyak objek yang diamati, observasi akan semakin sulit dan tidak teliti
 

Semakin banyak objek yang diamati, observasi akan semakin sulit dan tidak telitiSumber: 2.bp.blogspot.com

Dengan memegang prinsip ini, maka seorang peneliti diharapkan dapat menentukan lingkup observasi sesuai dengan kemampuannya. Peneliti harus dapat mengukur seberapa baik ketelitiannya dalam melakukan pengamatan, serta batas-batas fokus yang dimilikinya. Apabila peneliti yang bersangkutan merasa bahwa lingkup observasi yang ditanganinya terlalu luas, maka sebaiknya tidak melakukan observasi sendirian, atau memperkecil lingkup tersebut.

3. Metode dan prosedur observasi harus ditentukan sebelum memulai observasi
 

Metode dan prosedur observasi harus ditentukan sebelum memulai observasiSumber: bristol.ac.uk

Untuk menghindari kebingungan serta kesalahan pada saat melakukan observasi, maka peneliti harus terlebih dahulu menentukan metode yang akan dipakai saat melakukan observasi. Misalnya, apakah peneliti akan ikut serta dalam aktivitas yang diobservasi atau hanya mengamati dari luar saja. Peneliti juga harus menjabarkan prosedur observasi, mulai dari informasi apa saja yang diperlukan, siapa yang harus mendapatkan informasi tersebut, serta siapa yang harus dituju jika terdapat kebingungan atau kesulitan. Hal tersebut dilakukan untuk memprediksi lamanya waktu yang diperlukan hingga observasi benar-benar selesai. Selain itu, dengan ditentukannya prosedur observasi, hasil yang didapatkan akan seragam apabila observasi dilakukan oleh tim dan bukan oleh satu orang saja.

4. Pengamat harus mengetahui apa yang harus dicatat serta cara mencatatnya
 

Pengamat harus mengetahui apa yang harus dicatat serta cara mencatatnya
Sumber: eschoolnews.com

Jenis observasi yang dipilih merupakan salah satu aspek yang menentukan hasil pencatatan observasi. Apabila observasi dilakukan hanya untuk mendapatkan data tertentu saja, maka sebaiknya peneliti mengetahui kriteria informasi yang perlu dicatat. Sangat baik apabila sebelum observasi dilakukan, dibuat format pencatatan yang dapat berupa daftar atau tabulasi. Hal ini dapat membantu agar seluruh data yang dibutuhkan tercatat tanpa terlewat. Misalnya, peneliti bisa membawa tabel yang berisi daftar pernyataan, dengan kolom yang perlu diisi dengan ‘YA/TIDAK’ sesuai dengan temuan pada saat observasi.

Baca juga: Cara Menginterpretasi Laporan Hasil Observasi


Observasi merupakan metode yang dilakukan untuk mengumpulkan data penelitian. Oleh karena itu, observasi yang dilakukan akan sangat menentukan kualitas data yang didapat. Dengan mematuhi keempat prinsip di atas, observasimu akan menghasilkan data yang berkualitas serta memadai untuk dilakukannya penelitian. Seluruh prinsip tersebut menunjukkan bahwa observasi yang baik membutuhkan persiapan yang matang, baik dalam hal teknis maupun dalam sikap yang perlu dimiliki oleh peneliti. Karena itu, jangan lupakan prinsip-prinsip tersebut, ya!


Sumber Referensi

Sekaran, Uma., & Bougie, Roger. (2009). Research Methods for Business: A Skill Building Approach (5th ed.). Sussex: John Wiley & Sons.
Nasution. (2000). Metode Research. Jakarta: Bumi Aksara.


0 Comments