span 1 span 2 span 2

Project Management

Sikap dan Perilaku saat Interview Kerja
Oleh: Doni Rahman
Dibaca Normal: 4 menit

Sikap dan perilaku saat interview kerjaSumber: cotoacademy.com

Semakin banyaknya sumber daya manusia yang bersaing dalam mencari kerja, semakin sulit juga bagi seseorang untuk mendapatkan pekerjaan. Hal ini terbukti dari tidak sedikitnya calon karyawan yang gagal pada tes penerimaan karyawan, khususnya pada tahap interview kerja. Padahal, tahap interview adalah tahapan paling penting untuk menunjukkan kredibilitas dan first impression yang baik kepada pihak HRD perusahaan yang kamu lamar. Berikut sikap dan perilaku yang dianjurkan saat melakukan interview kerja.

1. First impression
 

First impressionSumber: smilethebook.com

Wawancara kerja bagi pihak HRD adalah tentang impresi awal atau first impression. Saat calon pegawai masuk, segala aspek akan diperhatikan, mulai dari cara berjalan, sampai posisi tubuh. Tunjukkan gestur yang menunjukkan kamu siap untuk melakukan wawancara dengan menegakkan tubuh dan melangkah dengan pasti dan antusias.

Ingat! Jangan gugup dalam melakukan wawancara. Kebanyakan fresh graduate akan gugup menjalani interview, khususnya interview pertaanya. Jika kamu terlihat gemetar karena gugup, kamu akan dinilai sebagai orang dengan mental yang tidak kuat. Trik agar kamu tidak mudah gugup, tetap fokus dan persiapkan diri dengan membaca dan mendengar pengalaman-pengalaman orang lain yang sudah pernah menjalani wawancara.

2. Penampilan fisik (sederhana namun elegan, perhatikan pakaian)
 

Penampilan fisik (sederhana namun elegan, perhatikan pakaian)Sumber: tannet.com

Penampilan fisik menjadi poin tersendiri yang akan dinilai oleh HRD. Tergantung dari perusahaannya, jika kamu melamar ke perusahaan yang bergerak di bidang bisnis, tentulah kamu harus berdandan rapih, lengkap dengan kemeja dan celana bahan. Namun, jika perusahaan yang kamu lamar merupakan perusahaan yang bergerak di bidang kreatif, tunjukkanlah jati dirimu yang kreatif dalam pakaianmu.

Satu yang paling penting, gunakan pakaian yang rapih dan sederhana, namun tetap terlihat elegan di mata interviewer. Khusus bagi perempuan, jangan terlihat terlalu menor dan memakai perhiasan yang berlebihan. Peringatan juga bagi para kaum adam untuk merapihkan penampilan rambutnya agar terlihat rapih dan tidak acak-acakan. Jika memiliki rambut yang panjang, cobalah untuk mengikatnya agar terlihat lebih baik.

3. Tepat waktu
 

Tepat waktu
Sumber: cheatsheet.com

Cara ini efektif untuk menanggulangi hal-hal tidak terduga yang akan terjadi. Pihak perusahaan pun akan menilai hal ini sebagai poin plus. Datanglah paling tidak 15 menit sebelum waktu janji wawancara yang telah ditentukan. Persiapkan juga kelengkapan-kelengkapan untuk wawancara jauh-jauh hari sebelum hari H seperti CV, ijazah, surat lamaran, dan lain-lain tergantung kebijakan tiap perusahaan.

4. Sopan dan profesional
 

Sopan dan profesionalSumber: fthmb.tqn.com

Sama seperti bertamu, tentunya memasuki ruang interview haruslah berlaku sopan. Detail-detail seperti inilah yang harus diperhatikan oleh para calon karyawan yang hendak melakukan wawancara. Hal-hal kecil seperti mengetuk pintu, duduk setelah dipersilahkan, berjabat tangan, dan lain lain. selain menghilangkan gugup, hal ini juga akan membuat anda seolah akrab dengan pihak perusahaan. Namun, jangan terlalu akrab agar tidak dikira cari perhatian, ya!

Sikap sopan tentu harus didampingi dengan kesan profesional. Banyak hal yang bisa ditunjukkan seperti cara menjawab pertanyaan dengan sesuai, datang tepat waktu, mencari tahu tentang seluk beluk perusahaan yang akan dilamar, dan lain lain. kemungkinan kamu diterima akan semakin tinggi dengan kesan profesionalmu!

5. Sikap tubuh (duduk, badan, mimik wajah)
 

Sikap tubuh (duduk, badan, mimik wajah)Sumber: ivyexec.com

Tidak kalah penting,sikap tubuh saat melakukan wawancara juga mendukung keberhasilan wawancaramu, lho! Perhatikan sikap dudukmu, jangan terlihat gelisah dan menunukkan ketidakbetahan terhadap wawancara dengan berganti-ganti posisi duduk dan tubuh, bermain-main jari dalam wawancara juga bisa dianggap tidak fokus dalam wawancara. Maka dari itu, tunjukkan sikap tubuh yang tegap, duduk menengadah kedepan untuk menunjukkan antusiasme, dan jaga eye contact untuk menunjukkan sikap percaya diri.

Baca juga: Cara Mempengaruhi Keputusan Atasanmu


Poin poin diatas akan membantu kalian melewati tahap interview dalam proses rekrutmen karyawan. Jangan mudah menyerah jika kamu masih ditolak beberapa perusahaan. Mungkin, tuhan menyiapkan tempat bekerja yang lebih baik dari perusahaan tersebut. jaga semangatmu dan semoga beruntung, ya!


Sumber Referensi

Mustakim. (n.d). “Pertanyaan Wawancara Kerja yang Sepele tapi Menjebak”. Diakses dari  https://www.klikmania.net/pertanyaan-wawancara-kerja/ pada tanggal 3 Mei 2017.
“Sikap Positif yang Perlu ditunjukan Saat Wawancara”. Diakses dari https://id.jobsdb.com/id-id/articles/sikap-positif-yang-perlu-ditunjukan-saat-wawancara pada tanggal 3 Mei 2017.
Pondaag, Victor. (2014). “Mewawancarai Pewawancara ”Aspek Sikap dan Prilaku dalam Wawancara”. Diakses dari http://www.kompasiana.com/victorpondaag/mewawancarai-pewawancara-aspek-sikap-dan-prilaku-dalam-wawancara_54f7518fa3331116368b4583 pada tanggal 3 Mei 2017.


0 Comments