span 1 span 2 span 2

Project Management

5 Cara Membangun Brand Awareness Perusahaan
Oleh: Doni Rahman
Dibaca Normal: 3 menit

Cara Membangun Brand Awareness PerusahaanSumber: tatedesign.net

Kamu sedang berada di sebuah restoran, kamu akan memesan sebuah minuman air mineral dalam kemasan. Sangat sering kita dengar, orang akan berkata “Mas, Aqua-nya satu”. Padahal, terdapat berbagai macam merek air mineral yang dijual di pasaran. Namun, kenapa kita lebih sering menggunakan kata “Aqua” untuk menyebutkan air mineral? Brand awareness-lah jawabannya.

Brand awareness adalah kemampuan masyarakat untuk mengenali produk yang akan dibelinya. Produk dengan brand awareness yang tinggi akan mengalami kejadian yang sama seperti cerita Aqua diatas. Ingin perusahaan anda memiliki tingkat brand awareness yang tinggi di masyarakat? Berikut tips nya!

1. Perkenalkan perusahaanmu!
 

Perkenalkan Perusahaanmu!Sumber: datamanager.it

Konsumen adalah bagian paling penting dalam proses meningkatkan brand awareness suatu perusahaan. Konsumen adalah pihak yang paling terkena “dampak” dari peningkatan brand awareness. Perkenalkan brand tersebut secara detail dimanapun, baik di website atau media sosial yang perusahaan itu miliki. Dengan ini, khalayak akan lebih mengenal seluk beluk perusahaanmu!

2. Ciptakan identitas yang “dekat” dengan target pasarnya
 

Ciptakan identitas yang “dekat” dengan target pasarnyaSumber: cherall.nl

Pastinya kamu sudah menentukan target pasar yang akan kamu tuju untuk menjajakan produk yang kamu tawarkan. Maka dari itu, usahakan menciptakan identitas perusahaan yang “dekat” dan memiliki kesamaan dengan target pasarmu. Tentunya, gunakan karakter atau identitas grafis yang sesuai dengan perusahaan dan target pasarnya, ya!

3. Terlibat ke berbagai kegiatan
 

Terlibat ke Berbagai KegiatanSumber: jaypro.id

​​​​​Sponsorship merupakan salah satu jalan untuk memperluas brand awareness suatu produk. Dengan sponsorship, kita bisa meraih keuntungan di acara yang kita sponsori dan acara tersebut juga mendapat keuntungan yang serupa. Misalnya kamu memegang produk susu kemasan, maka kamu harus mencari tempat untuk mengekspos produk kamu dimana target pasar kamu berkumpul, yakni pada pentas seni SMA. Pihak panitia SMA akan mendapatkan keuntungan sejumlah uang. Pihak perusahaan pun akan mendapatkan brand exposure yang akan mempengaruhi tingkat brand awareness produk yang mereka masukkan.

Baca juga: Menjaga Komunikasi dengan Bawahan

4. Gunakan identitas yang identik dimanapun
 

Gunakan Identitas yang Identik DimanapunSumber: 3ccontactservices.com

Kamu menggunakan aplikasi Go-Jek? Itu adalah salah satu contoh konsistensi penggunaan identitas yang identik. Untuk menyeragamkan semua produk yang diciptakannya, Go-Jek menggunakan awalan “Go-“ untuk semua nama produknya. Selain itu, warna hijau menjadi sangat identik terhadap perusahaan berbasis teknologi tersebut karena para khalayak sudah terpapar warna-warna hijau di jalanan yang mana adalah warna jaket pengendara Go-Ride. Identitas yang kuat tentunya akan membawa brand awareness yang lebih baik.

5. Tonjolkan sesuatu yang spesial dari brand Anda
 

Tonjolkan Sesuatu yang Spesial dari Brand Anda
Sumber: jeffbullas.com

Dalam marketing, produk yang menojolkan keunikannya akan mendapatkan tempat di hati para khalayaknya. Misalnya, Aqua merupakan produk air mineral dalam kemasan. Namun, apa yang membedakan brand tersebut dengan produk air mineral dalam kemasan lainnya? Aqua mengutamakan sebagai produk air mineral dalam kemasan yang sudah “terpercaya” dengan pengalamannya dan misinya dalam memperluas jangkauan air bersih di daerah-daerah terpencil. Maka dari itu, Aqua masih tetap aktif sebagai produk air mineral dalam kemasan sampai sekarang.

Baca juga: Cara Mengambil Keputusan Secara Cepat dan Tepat


Brand awareness akan tercipta jika brand tersebut menjadi top of mind di benak khalayaknya. Top of mind berarti merek tersebut menjadi merek pertama yang terpikirkan pada produk yang dimaksud. Jika brand telah berada di top of mind para khalayaknya, maka bisa dibilang perusahaan tersebut sudah memiliki brand awareness yang baik. Selamat mencoba!


Sumber Referensi

Marrs, Megan. (2016). “18 Sneaky Ways to Build Brand Awareness”. Diakses dari http://www.wordstream.com/blog/ws/2015/07/10/brand-awareness pada tanggal 25 April 2017.
Czizsar, John. (nd). “How to Increase Brand Awareness for a Product”. Diakses dari http://smallbusiness.chron.com/increase-brand-awareness-product-41158.html pada tanggal 25 April 2017.
Michaels, Sharon. (2013). “10 Ways to Better Brand Recognition”. Diakses dari https://www.forbes.com/sites/womensmedia/2013/04/16/10-ways-to-better-brand-recognition/#6fe55ca4683a pada tanggal 25 April 2017.


0 Comments