span 1 span 2 span 2

Musik & Kesenian

Mengetahui dan Memahami Istilah Nada Dasar dalam Musik
Oleh: Rizqia Faradiba
Dibaca Normal: 2 menit

Mengetahui dan Memahami Istilah Nada Dasar dalam MusikSumber: hfgsglendale.org

Nada (tone) dalam musik diartikan sebagai bunyi yang berarturan dan mempunyai getaran dan ketinggian (tinggi-rendahnya suara) tertentu. Dalam notasi, nada bisa disebut dengan beberapa cara, notasi dengan huruf (C, D, E, F, G, A, B), otasi dengan solmisasi (do, re, mi, fa, so, la, si) dan motasi dengan angka (1, 2, 3, 4, 5, 6, 7 ) misalnya 1 untuk C, 5 untuk G.

Sifat-Sifat Nada

Nada memiliki sifat-sifat , yaitu intensitas nada, tinggi nada (pitch), panjang nada (durasi) dan warna nada (timbre). Intensitas nada adalah keras atau lembutnya suatu nada. Tinggi nada (pitch) yaitu banyaknya getaran tiap detik. Semakin besar frekuensinya, semakin tinggi nadanya.

Selain itu, sifat nada yang selanjutnya adalah panjang nada (durasi). Durasi merupakan lamanya waktu nada tersebut dibunyikan. Sedangkan, warna nada (timbre) adalah jenis suara yang dihasilkan. Warna nada tergantung kepada sumber bunyi, resonator (ruang gema), dan cara memainkan sumber bunyinya.

Interval Nada
 

Interval NadaSumber: 3.bp.blogspot.com

Di dalam nada, terdapat istilah interval nada, yaitu jarak dari satu nada ke nada lainnya. Terdapat dua macam interval nada, yaitu berjarak satu nada atau tone (1 nada), dan berjarak setengah nada atau semitone (1/2 nada).

Tanda Kromatis                                                  

Selain itu, nada bisa diturunkan dan dinaikkan dengan bantuan “tanda kromatis”, yaitu tanda ♯ (kres), ♭ (mol) dan ♮ (natural). Nada yang terjadi karena pamakaian tanda kromatis disebut “Nada Kromatis”.

♯  (Kres), disebut juga dengan sharp. Tanda kres ini berarti nada dinaikan ½. Nada dengan tanda ini diberi akhiran –is. Contonya C menjadi Cis dan F menjadi Fis. ♭ (Mol) disebut juga dengan flat, tanda mol ini berarti nada diturunkan ½. Nada dengan tanda ini diberi akhiran –es. Contohnya E mejadi Es dan Be menjadi Es. Sedangkan ♮ (Natural) Disebut juga pugar. Tanda ini berguna untuk menaturalkan atau mengembalikan nada yang sebelumnya diberi kres atau mol.

Membayangkan tanda-tanda kromatis ini mungkin bisa menjadi lebih mudah jika kita kaitkan dengan alat musik piano. Di dalam piano, terdapat tuts putih dan tuts hitam. Tuts putih disebut nada-nada natural yang tidak dinaikkan maupun diturunkan. Sedangkan tuts hitam adalah nada kromatis.

Baca juga: Cara Dasar Membaca Not Balok dan Not Angka

Dalam mempelajari musik, pastinya kamu tidak bisa terlepas dari nada. Memperlajari nada berarti memahami semua tentang sifat-sifat nada, interval nada, sampai dengan tanda kromatis. Tanda kromatis: ♯ (kres), ♭ (mol) dan ♮ (natural). Selamat bermusik!


Sumber Referensi

Subiakto, Y. (2016). Trik Cepat Belajar Piano Tanpa Guru. Semarang: Yanita.
Nickol, Peter. Panduan Praktis Membaca Notasi Musik. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama.


0 Comments