span 1 span 2 span 2

Musik & Kesenian

Cara Mengolah Blocking yang Baik dalam Bermain Drama
Oleh: Salwa Shahab
Dibaca Normal: 3 menit

Cara Mengolah Blocking yang Baik dalam Bermain Drama
Sumber: fthmb.tqn.com

Kedudukan (letak) aktor/aktris pada saat pentas diatas panggung dinamakan blocking. Ketika bermain drama, komposisi letak seorang aktor haruslah diatur sedemikian rupa agar terlihat menarik dan semakin mendukung penampilan, serta cerita dari drama yang dimainkan. Penentuan letak aktor tersebut bukanlah suatu hal yang secara sembarangan dan tanpa maksud, tetapi mempunyai unsur keteraturan, makna dan estetikanya tersendiri.

Untuk mengetahui lebih dalam mengenai cara mengolah blocking yang baik dalam bermain drama, yuk Anda coba terapkan prinsip dasar berikut.

1. Dimengerti (Wajar)
 

Seorang aktor/aktris tentu berharap penonton dapat memahami apa yang ia lakonkan diatas panggung. Dengan begitu, berarti pemain dapat menyampaikan maksud dari cerita dan karakter. Cerita tersebut tentunya berhasil tersampaikan maknanya, ketika pergerakan yang dibuat oleh pemain terlihat wajar. Wajar artinya setiap penempatan posisi pemain ataupun benda-benda dan properti lain terlihat sesuai dengan kondisi yang seharusnya dan tidak terlihat seakan dibuat-buat.

Selain itu, setiap penempatan juga harus memiliki motivasi dan harus beralasan. Misalkan saja ketika cerita dalam drama yaitu seorang aktor sedang berada di pasar. Ia adalah seorang pedagang. Suasana panggung harus dikondisikan seperti benar-benar di pasar. ktor tersebut mengangkat sebuah barang yang berat dengan tangan kanan, maka badannya akan condong ke kiri, dan lain sebagainya.

Dimengerti (Wajar)
Sumber: static01.nyt.com

2. Seimbang
 

Seimbang yang dimaksud adalah ketika diatas panggung, semua kedudukan pemain dan properti yang ada harus ditata sedemikian rupa agar komposisinya pas. Pengaturan letak segala hal yang ada diatas panggung ini dinamakan setting. Sebaiknya, tidak ada pemain maupun benda yang berada pada posisi mengelompok di suatu tempat saja, tidak terlihat berat sebelah.

Seimbang
Sumber: media.timeout.com

3. Utuh
 

Utuh
Sumber: wordpress.com

Utuh berarti blocking yang ditampilkan merupakan suatu kesatuan yang saling melengkapi. Penempatan pemain dan properti serta pergerakan yang dilakukan harus saling menunjang dan tidak saling menutupi. Contohnya adalah diletakkan sesuai dengan ceritanya yang berlatarbelakang cerita, misal Jawa kuno. Pergerakan dan posisi berdiri para pemain juga menunjang acting yang sedang diperankan oleh pemain lainnya.

Keberadaan suatu hal diatas panggung sangatlah berarti bagi keberlangsungan pementasan. Bahkan bagi sebuah kertas kecil, peranannya bisa menjadi sangat penting dalam sebuah drama.

4. Bervariasi
 

Bervariasi artinya adalah variasi posisi dan kedudukan pemain diatas panggung. Pemain tidak hanya disatu tempat saja, melainkan dapat ditempatkan diberbagai sudut panggung sehingga terlihat adanya penyebaran yang merata.

Dengan komposisi yang bervariasi, membuat penonton dapat menikmati penampilan karena tidak terasa bosan jika penyebaran dan pergerakannya unik dan berbeda-beda. Misalkan saja, dalam suatu adegan terdapat beberapa pemain yang sama-sama duduk, ada juga yang berdiri dalam tingkatan tertentu seperti tangga, dan lain-lain.

Bervariasi
Sumber: radarjogja.co.id

5. Memiliki Titik Pusat
 

Memiliki Titik Pusat
Sumber: irishnews.com

Titik pusat dalam sebuah pementasan drama sangatlah penting keberadaannya. Titik pusat di panggung dapat memperkuat peranan lakon dan mempermudah penonton untuk melihat letak titik pusat perhatian dari adegan yang sedang berlangsung. Pergerakan antara pemain juga tidak boleh mengalihkan titik pusat adegan sehingga mengaburkan perhatian sebuah adegan dalam drama.

Baca juga: Cara Melatih Konsentrasi dalam Bermain Drama

Menarik bukan? Keteraturan dan keseimbangan dalam bermain drama merupakan aspek yang selalu ditanamkan kepada para pemain drama. Aturan tersebut akan semakin memperindah tampilan pementasan dengan adanya kecintaan pemain akan peran yang ia lakoni.


Sumber Referensi

http://www.jendelasastra.com/wawasan/artikel/dasar-dasar-bermain-drama?page=0%2C0%2C8%2C3
http://www.lokerseni.web.id/2011/04/metode-blocking-dalam-teater.html


0 Comments