span 1 span 2 span 2

Bisnis

Cara Belajar Bauran Pemasaran yang Wajib Digunakan Para Pelaku Usaha
Oleh: Ammar Kanz
Dibaca Normal: 3 menit

cara belajar bauran
Sumber: bogasari.com

Dalam melaksanakan sebuah badan usaha, setiap orang membutuhkan berbagai aspek yang dapat membantu lancarnya proses usaha. Salah satu dari aspek-aspek tersebut adalah pemasaran, yaitu sistem dari seluruh kegiatan-kegiatan suatu usaha agar produk dapat diminati dan digunakan oleh khalayak pasar. Pada aspek pemasaran tersebut, terdapat sebuah teori yang dicetuskan pertama kali oleh Kotler yaitu marketing mix atau bauran pemasaran.

Bauran pemasaran adalah alat pemasaran yang terdiri dari beberapa variabel-variabel untuk mempengaruhi konsumen sesuai dengan segmentasi pasar yang sesuai dengan suatu usaha. Teori ini populer dikenal dengan empat variabel yang akhirnya terkenal dengan sebutan 4P. Apakah 4P itu? Simak penjelasannya di sini ya!

1. Product (Produk)
 

produk
Sumber: bookboon.com

Produk adalah kekuatan utama dari sebuah usaha baik secara barang, jasa, ataupun ide, ini dikarenakan produk merupakan hal yang ditawarkan kepada khalayak pasar hingga akhirnya sampai pada proses pemakaian. Oleh karena itu, jika produk suatu usaha tidak memiliki unique selling proposition atau keunikan tersendiri yang membedakan produk tersebut dengan produk lainnya, maka sebagus apapun kegiatan-kegiatan pemasaran lainnya akan sia-sia.

Aspek-aspek dalam variabel produk itu sendiri antara lain adalah kualitas, desain, bentuk, ukuran, fungsi, dan sebagainya.

2. Price (Harga)
 

harga
Sumber: media.licdn.com

Semua orang pasti mempertimbangkan harga sebelum akhirnya memutuskan kegiatan pembelian. Dari sisi internal suatu usaha, harga juga penting karena akan memengaruhi tingkat penjualan dan keuntungan yang didapat.

Dari semua variabel, harga adalah variabel yang lebih fleksibel karena dapat lebih mudah berubah sesuai dengan kebutuhan maupun kondisi ekonomi secara luas. Namun, variabel ini tidak hanya sekedar soal memberikan nominal saja, tetapi juga harus dikemas dengan strategi yang baik namun tetap menguntungkan. Strategi tersebut bisa dilakukan dengan berbagai hal seperti diskon, potongan harga khusus bersyarat, sistem kredit, dan sebagainya.

Selain itu, harga juga sebaiknya dibuat untuk memengaruhi psikologis manusia. Misalkan, sebuah barang dengan harga Rp 7.899 sekilas akan terlihat lebih murah dibandingkan dengan harga Rp 8.000 bagi psikologis manusia.

3. Place (Tempat)
 

placeSumber: bluecollarcomp.com

Agar proses berpindahnya produk hingga sampai ke tangan konsumen dapat berjalan dengan baik, mudah, dan efisien, dibutuhkan adanya strategi mengenai variabel tempat dalam sebuah bauran pemasaran. Tempat bukan berarti hanya mengenai sebuah toko, namun juga mengenai cara pendistribusian, segmentasi geografis yang sesuai, tempat diambilnya persediaan, hingga tempat pengelompokkan barang tersebut saat sudah berada di pasar.

4. Promotion (Promosi)
 

promosi
Sumber: baunty-nv.ru

Sebelum membuat khalayak membeli produk kita, ada baiknya untuk melakukan kegiatan promosi agar khalayak mengenali, mengingat, hingga akhirnya tertarik pada produk tersebut. Tentunya ingin kan produk Anda semakin banyak dikenali dan dibeli? Jadi, promosi merupakan bentuk komunikasi dan perkenalan sebuah produk terhadap pasar yang sesuai dengan segmentasinya melalui iklan, sales promotion, direct marketing, dan sebagainya.

Baca juga: Kegiatan Media Relation yang Menguntungkan Divisi Hubungan Masyarakat di Perusahaan

Teori ini merupakan dasar yang harus dilakukan dalam sebuah proses pemasaran, meskipun hingga saat ini banyak ahli yang menambahkan teori tersebut menjadi 7P yaitu Product (produk), Price (harga), Promotion (promosi), Place (tempat), Participant (partisipasi), Process (proses), dan Physical Evidence (bukti fisik). Namun, 4P tetap menjadi elemen dasar yang paling wajib dijalankan agar kegiatan suatu usaha berjalan dengan lancar. Semoga usaha Anda semakin sukses ya!


Sumber Referensi

Kotler, Philip. (2000). Manajemen Pemasaran Jilid 2. Jakarta: Bumi Aksara
Sofjan Assauri. (2002). Manajemen Pemasaran. Jakarta: PT. Raja Grafindo


0 Comments