span 1 span 2 span 2

Bisnis

5 Prinsip Dasar Membuat Pembukuan Perusahaan Anda
Oleh: Doni Rahman
Dibaca Normal: 2 menit

prinsip dasar membuat pembukuan perusahaan anda
Sumber: gohrencpa.ca

Bisnis merupakan hal yang perlu dilakukan secara sepenuh hati dan kerja keras. Dibutuhkan energi positif, dedikasi, dan semangat tidak mudah putus asa untuk membuat bisnis yang berkelanjutan dan menguntungkan. Untuk itu, diperlukan peran akuntansi untuk menjaga pembukuan perusahaan yang Anda rintis agar tetap berada pada jalur yang tepat. Berikut prinsip dasar untuk membuat pembukuan yang baik untuk perusahaan Anda.

1. Sistematis
 

sistematis
Sumber: nightcourses.com

Prinsip yang pertama yakni sistematis, ini berarti buku akuntansi diisi sesuai dengan jenis pembukuannya. Untuk mencatatnya, tuliskan setiap nominal yang kamu dapatkan di baris yang berbeda. Cara tersebut akan membuat darimana uang datang dan kapan Anda mendapatkannya. Lakukan cara tersebut ke setiap nominal yang kalian keluarkan. Jangan sampai ada yang terlewat.

Misalnya kamu membeli suatu produk dengan uang 50 juta rupiah dengan uang tunai. Uang tunai tersebut adalah aset, maka dari itu, tulislah pengeluaran tersebut di akun aset. Dan karena uang yang digunakan adalah tunai, tuliskan juga dibawah akun tunai.

2. Kronologis
 

kronologisSumber: themocracy.com

Selain sistematis, yang tidak kalah penting dari sistematis dalam pencatatan adalah harus secara kronologis. Maksudnya, buku akuntansi diisi secara berurut, sesuai dengan waktu terjadinya transaksi. Pastikan data yang dimaksudkan mudah dimengerti dan berguna untuk kesehatan finansialmu.

3. Informatif
 

informatif
Sumber: appeaconference.com.au

Jurnal yang ditulis haruslah bersifat informatif, dapat dipahami oleh semua pihak yang memakai data tersebut. Tentunya, kamu mau kan akuntan yang kamu pekerjakan bisa berguna bagi banyak orang? Apalagi untuk kemajuan perusahaanmu.

4. Akuntabel
 

akuntabel
Sumber: envolta.ca

Pembukuan yang akuntabel berarti memenuhi kaidah-kaidah atau ketentuan akuntansi. Ketentuan tersebut yakni laporan yang dibuat dapat dihitung kembali, lalu dapat dievaluasi untuk bahan perbaikkan kedepannya, dan laporan yang dibuat dapat dipertanggungjawabkan oleh pembuatnya.

5. Mudah diaudit
 

mudah di audit
Sumber: forbes.com

Semua catatan yang dibuat mudah untuk diperiksa. Selain itu, dalam membuat pembukuan yang berbeda tujuan pun harus mengikuti semua prinsip diatas agar tidak sulit saat membacanya, juga teratur dan benar secara penulisan laporan akuntansi.

Baca juga: Cara Menggunakan Mailchimps Bagi Pemula

Dengan prinsip pembukuan diatas, tentu tidak sulit lagi bagi Anda untuk mengelola keuangan perusahaan Anda. Tetap konsisten dalam melakukan pembukuan dan jangan berhenti belajar untuk mendapatkan pengetahuan baru untuk mengembangkan perusahaan Anda. Selamat mencoba!


Sumber Referensi

Kappel, Mila. (2016). “Accounting for Small Business Owners”. Diakses dari https://www.patriotsoftware.com/accounting/training/blog/accounting-basics-small-business-owners-need-know/ pada tanggal 10 Mei 2017.
“4 Prinsip Penting Mengelola Keuangan Saat Sedang Merintis Usaha”. Diakses dari http://hartaku.com/4-prinsip-penting-mengelola-keuangan-saat-sedang-merintis-usaha/ pada tanggal 10 Mei 2017.
“Pembukuan Sederhana Untuk Usaha Kontraktor”. Diakses dari http://pengusahamuslim.com/4409-pembukuan-sederhana-untuk-usaha-kontraktor.html pada tanggal 10 Mei 2017.


0 Comments