span 1 span 2 span 2

Bisnis

9 Cara Melakukan SEO Analysis untuk Pemula
Oleh: Ammar Kanz
Dibaca Normal: 6 menit

cara melakukan seo analysis
Sumber: searchengineland.com

Melakukan analisis SEO (Search Engine Optimizer) adalah hal yang sangat penting apabila kamu sedang membangun laman web, terutama jika tujuannya untuk berbisnis. Hal ini disebabkan analisis SEO dapat meningkatkan jumlah pengunjung, serta meningkatkan efektivitas pemasaran yang dilakukan di website kamu. Selain itu, SEO juga merupakan investasi yang relatif rendah biaya. Mauresmo dan Petrova dalam buku “SEO Guide [2017 Edition]: Search Engine Optimization Guide For Beginners” menjabarkan panduan mengenai analisis SEO, yaitu sebagai berikut:

1. Evaluasi pesan yang ingin disampaikan
 

evaluasi pesanSumber: img.gfx.no

Pastikan bahwa pesan pemasaran yang hendak disampaikan oleh website kamu telah dapat mendeskripsikan bisnis yang dilakukan. Sebaiknya pesan tersebut tidak lebih dari 2 kalimat, disampaikan secara jelas, dan didukung oleh meta title, meta description, keywords, dan isi yang konsisten.

Pada gambar di atas, terlihat meta title /londons-best-burgers-delicious/ yang dengan jelas mendeskripsikan isi laman web tersebut. Meta title tersebut menggunakan keyword yang tepat, yaitu ‘London’ dan ‘best burger’. Keyword tersebut juga konsisten digunakan pada meta description di bagian bawah tautan.

2. Periksa tautan dalam laman web
 

tautanSumber: unbounce-wpengine.netdna-ssl.com

Ketika seseorang meng-klik tautan iklan di laman web kamu, maka akan terarah pada suatu laman khusus yang terpisah. Laman terpisah tersebut dinamakan landing page. Landing pages haruslah memenuhi kriteria On-Page SEO, yaitu memanfaatkan keyword dengan maksimal. Area yang dapat diberi keyword antara lain nama domain, judul dokumen, deskripsi dokumen, kata kunci dokumen, CSS references eksternal, header tags, teks konten, gambar, tautan, serta kode HTML. Hal ini dapat dilakukan dengan menggunakan SEO Tools.

3. Periksa peringkat laman web
 

perangkatSumber: searchengineland.com

Ketahui peringkat laman webmu berdasarkan frasa kunci atau keyword yang digunakan, misalnya ‘best burger’ pada contoh di atas. Hal lainnya yang perlu diketahui adalah peringkat web kompetitor dengan keyword yang sama. Dengan demikian, kamu bisa menentukan target peringkat yang ingin dicapai dan mulai melakukan perbaikan dan optimisasi untuk peningkatan peringkat berdasarkan kata kunci tersebut.

4. Pilih kata kunci yang tepat
 

kata kunciSumber: hostingbali.com

Terkait dengan poin sebelumnya, kamu perlu memilih kata kunci yang hendak difokuskan. Kamu perlu menemukan satu set kata kunci yang mampu mengoptimisasi laman web kamu dengan efektif. Selanjutnya, gunakan kata kunci tersebut beserta informasi kompetitif lainnya untuk meningkatkan peringkat, seperti misalnya tautan referensi ke situs lain yang lebih populer dan menggunakan kata kunci yang sama.

5. Tinjau unsur-unsur laman web
 

tinjau unsurSumber: highbourne.co.nz

Unsur-unsur yang dimaksud antara lain title tag, meta description, meta keywords, header, image alt tag, serta relevansi teks konten. Sebaiknya gunakan kata kunci atau merek usahamu pada awal atau akhir title tag, juga pada meta description, meta keywords, image alt tag, serta tersebar pada teks konten. Periksa berapa jumlah karakter maksimal yang sebaiknya digunakan untuk unsur-unsur di atas, kecuali pada konten. Pastikan pula bahwa setiap landing page menggunakan header. Header merupakan bentuk HTML tag yang akan dibaca oleh mesin pencari untuk mendapatkan informasi mengenai laman webmu.

6. Periksa kode HTML laman web
 

periksa kode html
Sumber: idownloadblog.com

Gunakan validation tool untuk menemukan error di dalam situsmu yang harus diperbaiki. Periksa juga apakah laman webmu telah memenuhi standar W3C untuk HTML/XHTML. Laman web yang memenuhi standar tersebut akan dianggap lebih dapat dipercaya atau lebih berkualitas oleh mesin pencari, sehingga lebih diutamakan dalam hasil pencarian.

7. Evaluasi domain
 

evaluasi domainSumber: digitalshare.eu

Terdapat beberapa aturan ketika menentukan nama domain. Pertama, hindari penggunaan tanda ( - ) atau hyphen. Kemudian, usahakan untuk menggunakan kata kuncimu dengan tetap memperhatikan kemudahan nama tersebut untuk diingat. Misalnya, jika lamanmu menjual kosmetik lokal, maka keyword yang dapat digunakan adalah ‘kosmetik’ dan nama domain yang dapat kamu pakai adalah ‘kosmetiklokal.com.’ Gunakan pula tipe domain yang sesuai ya! Apabila bisnismu bergerak dalam skala lokal, maka .co.id akan lebih baik digunakan daripada .com.

Baca juga: Perbedaan Sales dan Marketing, Serupa Tapi Tak Sama

8. Evaluasi bagian-bagian dalam laman web
 

evaluasi bagian dalam
Sumber: ebayimg.com

Salah satu bagian penting adalah sitemap yang dapat mempermudah navigasi dalam laman web. Selain itu, pastikan bahwa tersedia halaman About Us yang mendeskripsikan perusahaanmu bergerak di bidang apa, sehingga pengunjung mendapat kesan bahwa usahamu dapat dipercaya serta kredibel. Bagian penting berikutnya adalah Terms and Conditions yang berisikan kumpulan peraturan yang harus disetujui pengunjung sebelum menggunakan layanan dalam laman webmu. Ketiga bagian tersebut ternyata memengaruhi proses mesin pencari dalam mengenal isi laman webmu, serta peringkat laman webmu dibandingkan web lain yang sejenis.

9. Tinjau mesin pencari
 

tinjau mesin pencari
Sumber: i-engage.in

Pastikan bahwa laman webmu telah terdaftar pada mesin pencari. Kamu dapat mendaftarkan dengan cara mengisi submission form yang disediakan mesin pencari bersangkutan. Agar proses pendaftaran lebih cepat, kamu bisa memanfaatkan crawling, yang merupakan cara mesin pencari untuk menemukan laman web baru.

Sebuah mesin pencari biasanya menemukan laman web baru dengan cara mengunjungi laman-laman yang telah terdaftar. Kemudian, mendaftarkan laman web yang tautannya tercantum pada laman-laman tersebut. Jadi, cantumkan tautan laman webmu pada laman web lain yang telah terdaftar. Jangan sampai lupa ya!

Demikianlah proses untuk melakukan analisis SEO yang akan sangat bermanfaat bagi jalannya bisnismu. Pastikan kamu mengetahui perangkat lunak apa saja yang dapat mempermudah pekerjaanmu, serta memberikan hasil yang berguna. Jangan lupa untuk terus memeriksa SEO kompetitormu untuk terus mendapatkan hasil yang maksimal. Selamat mencoba!


Sumber Referensi

Mauresmo, Kent., & Petrova, Anastasiya. (2017). SEO Guide [2017 Edition]: Search Engine Optimization Guide For Beginners. US: SEONoble.
Fox, Vanessa. (2010). Marketing In The Age Of Google (1st ed.). Hoboken, N.J.: John Wiley & Sons.


0 Comments